Unnes Gelar Festival Dolanan Anak di Kampung Budaya, Berikut Daftar Juara Lombanya
- 19 Mei 2026 19:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Sub Direktorat Konservasi, Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengadakan Festival Dolanan Anak melalui dua kategori lomba yaitu Ketapel dan Folklor di Kampung Budaya Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes, Selasa, 19 Mei 2026. Festival ini untuk menghidupkan kembali permainan tradisional di kalangan anak, sekaligus memperkuat nilai seni budaya sejak usia dini.
Kepala Sub Direktorat Konservasi Unnes, Prof Dr Nana Kariada Tri Martuti menegaskan, anak-anak saat ini hidup di era digital, sehingga perlu dikenalkan permainan tradisional. Tidak hanya mengenalkan seni budaya, tapi juga memperkuat nilai karakter, kreativitas, dan inovasi pada anak.
"Lewat dolanan anak, peserta dapat belajar bahwa kehidupan itu tidak hanya terpusat pada diri sendiri. Namun, permainan tradisional pun bisa jadi sarana membangun kemampuan untuk bersosialisasi dan interaksi dengan sesama," ungkapnya.
Festival ini diikuti 16 sekolah dasar (SD) di Kota Semarang, serta diharapkan jadi agenda rutin tahunan kampus Unnes. Pada lomba ketapel, peserta diminta membidik sasaran berupa kaleng bekas minuman kemasan dengan jarak sekitar tujuh meter.
Ada tiga harus mampu mengenai target yang telah ditentukan berupa kaleng bekas minuman kemasan yang berjarak sekitar tujuh meter. Lomba ini mempertandingkan tiga cabang, yakni tunggal putra dan putri, serta ganda.

Dalam lomba folklor, setiap kelompok diberi waktu selama maksimal 15 menit untuk menampilkan kreativitas yang menekankan penggunaan Bahasa Jawa. Peserta dalam festival ini menampilkan dongeng, permainan tradisional seperti lompat tali, dakon, egrang, tari-tarian, hingga nembang.
Sementara itu, Kepala SD Labschool, Anindhyta Putri Pradipta SPd MPd menilai, kegiatan ini sejalan dengan visi sekolah dalam mendukung konservasi budaya. "Salah satu visi kami itu konservasi budaya, anak-anak bisa mengenal permainan tradisional yang mengasyikan dan menyenangkan dalam festival ini,” ujarnya.
Melalui Festival Dolanan Anak, pihaknya berharap, permainan tradisional dapat terus dikenalkan kepada generasi muda. Selain upaya melestarikan budaya, kegiatan juga menjadi bentuk penguatan pendidikan karakter bagi anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital.
Berikut daftar juara Lomba Ketapel dan Folklor:
Juara Lomba Ketapel
Tunggal Putra
- SDN Sekaran 02
- SD Labschool Unnes
- SDN Polaman
Tunggal Putri
- SDN Petompon 02
- SDN Sekaran 02
- SDN Sadeng 02
Ganda
- SDN Petompon 02
- SDN Randugarut
- SDN Ngaliyan 02
Lomba Folklor
- SDN Mangunsari 1
- SDN Pakintelan 2
- SD Labschool Unnes
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....