UIN Mataram Dorong Kampanye Efisiensi Energi Berbasis Nilai Anti Mubazir

  • 03 Apr 2026 21:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Di tengah meningkatnya tantangan energi global, UIN Mataram mendorong kampanye efisiensi energi yang dipadukan dengan nilai keislaman, khususnya semangat anti mubazir. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung prinsip keberlanjutan yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Inisiatif tersebut diperkuat oleh anggota tim SDGs UIN Mataram, Dr. H. M. Muh. Yusuf, yang menilai perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk membangun kesadaran kolektif terkait penggunaan energi secara bijak.

“Isu energi bukan hanya persoalan global, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kampus harus menjadi ruang edukasi sekaligus teladan dalam membangun budaya hemat energi,” ujarnya, Jumat 3 April 2026.

Ia mengungkapkan, praktik penggunaan energi di lingkungan kampus masih menunjukkan sejumlah ketidakefisienan, seperti penggunaan lampu pada siang hari saat pencahayaan alami mencukupi, pengoperasian pendingin ruangan (AC) di ruang yang tidak digunakan, hingga pemakaian listrik yang berlebihan.

Menurut Yusuf, persoalan tersebut tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan kesadaran dan budaya. Karena itu, kampanye yang dilakukan tidak sebatas imbauan, melainkan harus mampu menyentuh aspek nilai dan perilaku.

“Dalam perspektif Islam, efisiensi energi merupakan bagian dari upaya menghindari mubazir. Nilai ini perlu diinternalisasikan dalam setiap aktivitas,” jelasnya.

Kampanye efisiensi energi ini diarahkan pada langkah konkret, seperti optimalisasi pencahayaan alami, penggunaan AC secara proporsional, serta kebiasaan mematikan perangkat listrik saat tidak digunakan. Selain itu, edukasi berkelanjutan bagi sivitas akademika dinilai menjadi kunci dalam membangun perubahan perilaku yang konsisten.

Sebagai institusi pendidikan berbasis nilai, UIN Mataram menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam merespons isu global. Integrasi nilai keislaman, kesadaran lingkungan, dan komitmen terhadap SDGs menjadi landasan dalam mewujudkan ekosistem kampus yang berkelanjutan.

Upaya ini menunjukkan bahwa kontribusi terhadap solusi energi global dapat dimulai dari lingkup kampus. Melalui gerakan efisiensi energi dan budaya anti mubazir, UIN Mataram berupaya menghadirkan dampak nyata dari tingkat lokal ke skala yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....