UIN Mataram–Pemkab Lombok Utara Teken MoU, Perkuat Sinergi Pembangunan

  • 31 Mar 2026 16:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor Bupati Lombok Utara, Selasa 31 Maret 2026. Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, bersama Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, serta disaksikan jajaran pimpinan kedua pihak.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong pembangunan berbasis keilmuan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Najmul Akhyar menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia menilai UIN Mataram sebagai perguruan tinggi strategis yang berperan penting dalam mendukung kemajuan daerah.

“Kami merasa bangga dan menyambut baik kerja sama ini. Harapan kami, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan UIN Mataram dapat semakin kuat, sehingga kehadiran kampus tidak hanya dalam konteks akademik, tetapi juga nyata dalam membantu dan membangun daerah Lombok Utara menjadi lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Masnun Tahir menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Ia menegaskan bahwa hubungan antara UIN Mataram dan masyarakat Lombok Utara selama ini telah terjalin erat, salah satunya melalui kontribusi mahasiswa asal daerah tersebut.

“Ratusan mahasiswa asal Lombok Utara telah menerima beasiswa untuk menempuh pendidikan di UIN Mataram. Bahkan, saat ini tercatat lebih dari 1.200 mahasiswa kami berasal dari Lombok Utara. Ini merupakan bentuk kepercayaan yang luar biasa dan menjadi tanggung jawab kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik,” katanya.

Ia menambahkan, ke depan Lombok Utara direncanakan menjadi lokasi percontohan program Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) yang difokuskan pada pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.

Sebagai wilayah dengan destinasi wisata unggulan seperti Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, Lombok Utara dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak berharap hubungan kelembagaan semakin kuat dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong Lombok Utara berkembang sebagai daerah maju berbasis potensi lokal dan berdaya saing global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....