Polibatam Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama PII Batam

  • 20 Feb 2026 20:45 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Politeknik Negeri Batam (Polibatam) terus memperkuat jejaring kolaborasi strategis melalui kegiatan silaturahmi bersama Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie, serta tokoh masyarakat Batam, Sri Soedarsono. Kegiatan ini menjadi langkah nyata mempererat sinergi antara dunia pendidikan, organisasi profesi, dan elemen masyarakat.

Silaturahmi tersebut dilaksanakan bertepatan dengan rangkaian Sumpah Profesi Insinyur Angkatan 7 dan Kuliah Perdana Angkatan 8 Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Polibatam. Momentum ini menjadi refleksi penting atas peran insinyur dalam menjunjung tinggi etika profesi, tanggung jawab keinsinyuran, serta kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

Direktur Polibatam, Ir. Bambang Hendrawan, hadir langsung didampingi Wakil Direktur II Arniati, Ph.D., Wakil Direktur III Dr. Muhammad Zaenuddin, serta Accountable Manager AMTO Dr. Ir. Priyono Eko Sanyoto, DEA., IPU. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mencetak insinyur profesional yang adaptif terhadap tantangan global.

Kehadiran Ilham Akbar Habibie sebagai Ketua Umum PII memperkuat pesan bahwa insinyur Indonesia harus memiliki daya saing internasional, sekaligus tetap berpijak pada kepentingan nasional. PII sebagai organisasi profesi berperan penting dalam sertifikasi, penguatan kompetensi, serta pembinaan etika profesi insinyur sesuai amanat Undang-Undang Keinsinyuran.

Sementara itu, Sri Soedarsono yang juga dikenal sebagai pendiri RS Budi Kemulyaan dan Sekolah Kartini serta Ketua PMI Kota Batam Periode 2025–2030, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pelayanan sosial dan kemanusiaan di Kota Batam. Sinergi antara insinyur, akademisi, dan lembaga sosial dinilai strategis dalam mempercepat pembangunan daerah.

Dalam rangkaian agenda akademik, Polibatam turut menghadirkan narasumber nasional dan internasional, Teguh Haryono, Sekretaris Jenderal PII Pusat 2024–2027. Ia membawakan materi bertema “Peran Strategis Insinyur dalam Mitigasi Bencana Akibat Degradasi Hutan di Indonesia”. Paparan tersebut menyoroti pentingnya inovasi teknologi, rekayasa lingkungan, dan kebijakan berbasis sains dalam mengurangi risiko bencana ekologis.

Isu degradasi hutan dan perubahan iklim menjadi tantangan nyata yang membutuhkan kontribusi aktif para insinyur. Melalui pendekatan multidisiplin, insinyur diharapkan mampu menghadirkan solusi berkelanjutan, mulai dari perencanaan tata ruang, teknologi rehabilitasi lahan, hingga sistem mitigasi berbasis data.

Melalui kegiatan ini, Polibatam menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada penguatan kompetensi teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, etika profesi, dan kepedulian sosial. Kolaborasi strategis yang terbangun diharapkan mampu mendorong lahirnya insinyur-insinyur unggul yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Batam dan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....