Lokakarya UIN Walisongo, Bahas Penentuan Waktu Ramadan 1447H

  • 27 Jan 2026 23:47 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Lokakarya Ramadan 1447 Hijriah diselenggarakan UIN Walisongo Semarang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Selasa, 27 Januari 2026. Forum ini menjadi ruang ilmiah untuk menguji dan memastikan akurasi perhitungan waktu-waktu ibadah, khususnya terkait imsakiyah Ramadhan 1447 H.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Gedung Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang menghadirkan para pakar ilmu falak dari kalangan akademisi dan ormas Islam. Ketua LP2M UIN Walisongo, Prof. Dr. Akhmad Arif Junaidi, M.Ag, menyampaikan, forum ini jadi ruang ilmiah untuk menguji dan memastikan akurasi perhitungan waktu-waktu ibadah, khususnya terkait imsakiyah Ramadan 1447 H.

“Forum ini dilaksanakan agar memperoleh kepastian. Hitungan yang sudah dibuat akan diuji bersama di forum ini, sehingga menghasilkan produk yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan syar’i,” ujarnya.

Ia menambahkan, lokakarya ini diikuti oleh pengurus takmir masjid di sekitar kampus, pengurus organisasi kemasyarakatan Islam, serta mahasiswa. "Hasil utama dari kegiatan ini nantinya adalah jadwal imsakiyah Ramadan 1447 H yang akan digunakan sebagai rujukan bersama,," ucapnya.

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Nizar, M.Ag memberikan apresiasi kepada narasumber dan peserta yang terlibat. Menurutnya, lokakarya Ramadan merupakan agenda rutin tahunan UIN Walisongo yang memiliki peran strategis bagi umat Islam.

“Ritual menjelang Ramadan berupa lokakarya ini kita lakukan setiap tahun. Hal ini penting untuk memastikan update terakhir jadwal imsakiyah, jangan sampai keliru karena dampaknya menyangkut syar’i,” katanya.

Ia menegaskan, penentuan waktu, khususnya waktu Subuh, perlu dilakukan dengan sangat cermat agar dapat menjadi pedoman yang benar bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Paling tidak, kegiatan ini meminimalisir kesalahan dan dapat dijadikan dasar bersama bagi masyarakat,” lanjutnya.

Rektor juga menyampaikan, setelah lokakarya UIN Walisongo akan menyusun jadwal imsakiyah khusus untuk masyarakat sekitar kampus guna mewujudkan keseragaman waktu ibadah. "Kegiatan ini mencerminkan kolaborasi antara akademisi, masyarakat, organisasi keagamaan, dan mahasiswa," katanya.

Sementara, lokakarya dilanjutkan dengan sesi panel diskusi, di mana para narasumber memaparkan pandangan dan analisis mereka terkait imsakiyah, penentuan awal dan akhir Ramadan 1447 Hijriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....