UIN Walisongo Bidik Akreditasi Internasional, Libatkan 38 Program Studi

  • 13 Jul 2026 15:38 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Islam Negeri(UIN) Walisongo Semarang memulai proses akreditasi internasional oleh lembaga asal Jerman, ACQUIN (The Institute for Accreditation, Certification and Quality Assurance), dengan melibatkan 38 program studi. Visitasi lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperkuat mutu pendidikan agar diakui di tingkat internasional.

Pembukaan visitasi berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026. Proses akreditasi mencakup 38 program studi yang tersebar di delapan fakultas serta Program Pascasarjana UIN Walisongo Semarang.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., menyampaikan sambutan dengan pendekatan yang hangat di hadapan delegasi ACQUIN. Alih-alih memaparkan profil kampus secara panjang lebar, ia memilih menampilkan video profil institusi.

"I'd like to introduce our university because it is difficult for saying the profile of our university in English. So it is better if I just ask all of us to enjoy the video, thank you very much, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ujarnya.

Melalui tayangan tersebut, UIN Walisongo memperkenalkan berbagai capaian institusi. Mulai dari sarana dan prasarana, prestasi riset, hingga implementasi paradigma Unity of Sciences yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan sains modern.

Project Manager sekaligus perwakilan delegasi ACQUIN, Mr. Robert Råback, mengapresiasi kesiapan UIN Walisongo dalam menghadapi proses akreditasi internasional. Menurutnya, komitmen dan kerja keras sivitas akademika menjadi modal penting untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Robert menegaskan, kehadiran tim ACQUIN tidak semata-mata untuk melakukan penilaian. Mereka juga berperan sebagai mitra diskusi (peer review) dalam menyelaraskan kurikulum dan tata kelola perguruan tinggi dengan European Standards and Guidelines (ESG).

Ia juga mengaku terkesan dengan penyambutan yang disiapkan UIN Walisongo. Penampilan tari penyambutan oleh mahasiswa Program Studi PIAUD serta keterlibatan Walisongo Campus Ambassadors dinilai mencerminkan kekayaan budaya dan keramahan kampus.

Proses akreditasi internasional tersebut dibagi dalam tiga klaster penilaian. Klaster ketiga berlangsung pada 12–14 Juli 2026 sebagai tahap pembukaan dan evaluasi awal, dilanjutkan Klaster 1 pada 16–17 Juli dan Klaster 2 pada 21–22 Juli 2026.

Melalui akreditasi internasional ACQUIN, UIN Walisongo berharap kualitas pendidikan, tata kelola, dan kurikulum semakin selaras dengan standar perguruan tinggi internasional. Upaya tersebut juga diharapkan memperkuat daya saing lulusan serta meningkatkan reputasi kampus di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....