Ratusan Kebakaran Hutan Kanada Picu Evakuasi Massal dan Polusi Udara

  • 17 Jul 2026 13:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 835 kebakaran hutan masih melanda Kanada, dengan 112 di antaranya belum terkendali. Kebakaran telah menghanguskan sekitar 1,9 juta hektare lahan dan memaksa ribuan orang mengungsi.
  • Asap kebakaran menyebar hingga ke timur laut Amerika Serikat, menggelapkan langit dan menurunkan kualitas udara ke tingkat berbahaya. Toronto mencatat kualitas udara terburuk di antara kota-kota besar dunia.
  • Sebanyak 17 kebakaran akibat sambaran petir memicu evakuasi hingga 10.000 pengunjung di kawasan Boundary Waters Canoe Area Wilderness. Hingga Rabu, sekitar 90 persen pengunjung telah dievakuasi tanpa laporan korban jiwa.

RRI.CO.ID, Ottawa — Kebakaran hutan besar melanda Kanada dan Amerika Serikat, memaksa ribuan orang mengungsi serta menyebabkan kualitas udara memburuk di sejumlah wilayah. Sebanyak 835 kebakaran hutan masih aktif di Kanada dengan 112 di antaranya masih berada di luar kendali.

Sebagian besar kebakaran terjadi di wilayah tengah Kanada, termasuk Manitoba, Saskatchewan, dan Ontario. Hingga kini, sekitar 1,9 juta hektare lahan telah terbakar akibat kebakaran tersebut, dilansir dari Sky News, Jumat, 17 Juli 2026.

Asap dari kebakaran menyebar hingga ke wilayah timur laut Amerika Serikat. Kondisi tersebut menggelapkan langit dan menurunkan kualitas udara ke tingkat yang berbahaya.

Otoritas Kanada mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Toronto bahkan mencatat kualitas udara terburuk di antara kota-kota besar dunia pada Rabu, 15 Juli 2026.

Indeks Kesehatan Kualitas Udara di Toronto mencapai angka 10+, yang dikategorikan sebagai risiko sangat tinggi. Meski kebakaran terjadi di wilayah yang jarang berpenduduk, asapnya menyebar ke area yang luas.

Di negara bagian Minnesota, Amerika Serikat, sambaran petir memicu 17 kebakaran hutan di kawasan Boundary Waters Canoe Area Wilderness. Petugas berupaya mengevakuasi hingga 10.000 pengunjung dari kawasan seluas sekitar 1,1 juta acre tersebut.

Proses evakuasi berlangsung sulit karena medan yang berat. Para pengunjung harus mendayung kano selama berjam-jam, bahkan sebagian harus mengangkat perahu melintasi daratan untuk mencapai lokasi yang aman.

Hingga Rabu, sekitar 90 persen pengunjung telah berhasil dievakuasi dan tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, kru kereta api di Ontario utara yang sempat terjebak kobaran api juga berhasil dievakuasi dengan selamat.

Dua kelompok anak yang berkemah di kawasan hutan Kanada turut berhasil diselamatkan setelah sempat terjebak kebakaran. Di tengah situasi tersebut, pemerintah juga mengeluarkan peringatan kualitas udara tidak sehat bagi warga Minnesota dan New York.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....