Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Prancis, Ribuan Warga Dievakuasi
- 07 Jul 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kebakaran hutan besar di Trévillach, Prancis selatan telah menghanguskan sedikitnya 4.600 hektare lahan dan memaksa evakuasi lebih dari 10.000 orang dari selusin kota dan desa di kawasan Pegunungan Pyrenees.
- Uni Eropa mengirim empat pesawat pemadam kebakaran berbasis di Siprus dan Swedia untuk membantu penanganan kebakaran, sementara suhu udara diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius pada pekan mendatang.
- Menurut layanan iklim Copernicus, perubahan iklim telah menjadikan Eropa sebagai benua yang mengalami pemanasan paling cepat, menyebabkan gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan akan semakin sering dan parah.
RRI.CO.ID, Trévillach - Kebakaran hutan besar melanda Prancis selatan di tengah gelombang panas awal musim yang melanda sebagian besar wilayah Eropa. Lebih dari 10.000 orang dievakuasi dari lebih dari selusin kota dan desa di kawasan kaki Pegunungan Pyrenees.
Kebakaran terjadi di Trévillach, dekat Kota Perpignan, dan telah menghanguskan sedikitnya 4.600 hektare lahan. Prefek Pierre Regnault de la Mothe menyampaikan informasi tersebut melalui media sosial X, dilansir dari BBC News.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan kondisi kembali memburuk pada Senin, 6 Juli 2026 pagi. Kondisi yang memburuk tersebut membuat upaya pemadaman kembali dilakukan secara intensif.
Otoritas juga memperingatkan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api ke wilayah lain. Seorang warga Trévillach mengungkapkan kobaran api sempat berada sekitar 300 meter dari permukiman.
Warga mengaku terkejut karena api menyebar sangat cepat hingga memicu kepanikan. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan Uni Eropa mengirim empat pesawat pemadam kebakaran.
Pesawat yang dikirim tersebut berbasis di Siprus dan Swedia untuk membantu penanganan kebakaran di Prancis. Kebakaran juga melanda wilayah Spanyol, lebih dari 2.200 hektare kawasan cagar alam Les Gavarres terbakar.
Otoritas Catalonia menyatakan kobaran api telah berhasil distabilkan dan diperkirakan dapat dipadamkan sepenuhnya dalam pekan ini. Di Provinsi Castellon, sekitar 500 orang turut dievakuasi setelah kebakaran memasuki kawasan Taman Nasional Sierra de Espadan.
Sementara itu, suhu udara di wilayah barat daya Prancis diperkirakan kembali mencapai 40 derajat Celsius pada pekan ini. Sebagian wilayah Portugal dan Spanyol juga telah mencatat suhu di atas 40 derajat Celsius.
Menurut layanan iklim Copernicus, perubahan iklim telah menjadikan Eropa sebagai benua yang mengalami pemanasan paling cepat di dunia. Dampaknya, gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan diperkirakan akan semakin sering dan semakin parah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....