UIN Bukittinggi Bangun Kemitraan Strategis Bersama Majelis Islam Kamboja

  • 14 Jul 2026 15:20 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi membangun kemitraan strategis dengan Highest Council for Islamic Religious Affairs atau Majelis Tertinggi Agama Islam Kamboja sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring internasional di kawasan Asia Tenggara. Kerja sama tersebut dibahas dalam Pertemuan Pengembangan Kerja Sama Luar Negeri yang diselenggarakan Pusat Hubungan Internasional (International Office) UIN Bukittinggi, Senin (13/7/2026).

Deputi Presiden Majelis Tertinggi Agama Islam Kamboja, Dr. Math Alphy, mengatakan kolaborasi tersebut memiliki arti penting bagi kedua lembaga, terutama dalam pengembangan pendidikan tinggi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan hubungan akademik antarkedua negara.

Menurut dia, Indonesia dan Kamboja memiliki kedekatan historis dan keagamaan, termasuk kesamaan mazhab Syafii yang dianut sebagian besar komunitas Muslim Cham di Kamboja. Kedekatan tersebut menjadi modal untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan.

"Kamboja dan Indonesia memiliki kedekatan historis-spiritual yang kuat. Kemitraan ini menjadi jembatan penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Muslim Kamboja melalui akses terhadap pendidikan tinggi yang moderat dan berkualitas," ujar Math Alphy.

Ia menambahkan, Indonesia menjadi salah satu tujuan studi yang relevan bagi generasi muda Muslim Kamboja karena memiliki sistem pendidikan Islam yang moderat dan inklusif.

Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, menyatakan kampusnya siap membuka kesempatan bagi mahasiswa asal Kamboja untuk menempuh pendidikan pada jenjang sarjana maupun pascasarjana.

"Kami berkomitmen memberikan ruang dan fasilitas bagi mahasiswa asal Kamboja. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat atmosfer akademik internasional sekaligus memperluas jejaring kerja sama di kawasan Asia Tenggara," kata Silfia.

Selain membuka akses pendidikan bagi mahasiswa internasional, UIN Bukittinggi juga menyiapkan sejumlah program lanjutan dalam kerja sama tersebut, di antaranya penelitian kolaboratif internasional, pengabdian kepada masyarakat, serta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional.

Kerja sama kedua lembaga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Melalui kemitraan ini, UIN Bukittinggi berharap dapat memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan kolaborasi akademik di tingkat regional ASEAN.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....