Menhan Singapura Kunjungi Jakarta Perkuat Kerja Sama Pertahanan

  • 14 Jul 2026 10:54 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing akan melakukan kunjungan kerja ke Jakarta pada 14 hingga 15 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan pertahanan bilateral antara Singapura dan Indonesia. Kunjungan tersebut menegaskan eratnya kerja sama kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun, terutama di bidang pertahanan, keamanan kawasan, dan pengembangan sumber daya manusia militer.

Dalam kunjungan tersebut, Chan Chun Sing bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan meluncurkan Indonesia-Singapore Defence Alumni Initiative. Program ini menjadi wadah bagi personel Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang pernah mengikuti pendidikan, pelatihan, atau bertugas bersama di kedua negara untuk tetap menjaga hubungan profesional dan memperluas jejaring kerja sama di masa mendatang.

Peluncuran inisiatif tersebut juga akan dihadiri Kepala Angkatan Bersenjata Singapura (Chief of Defence Force) Laksamana Madya Aaron Beng serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Keduanya akan berperan sebagai co-president dalam komunitas alumni tersebut. Kehadiran para petinggi militer ini menunjukkan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan antarpersonel sebagai fondasi penting bagi kerja sama pertahanan jangka panjang.

Menurut Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF), Indonesia-Singapore Defence Alumni Initiative bertujuan mempertahankan hubungan baik yang telah terbangun melalui pengalaman pendidikan maupun penugasan bersama. Selain mempererat komunikasi antarperwira, forum ini diharapkan mampu meningkatkan saling pengertian, memperkuat kepercayaan, serta mendukung kolaborasi dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di kawasan Asia Tenggara.

Selain menghadiri peluncuran program alumni, Chan Chun Sing juga dijadwalkan menghadiri resepsi Hari SAF (Singapore Armed Forces Day) dan mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat pemerintah Indonesia. Agenda tersebut diharapkan membuka ruang pembahasan mengenai berbagai isu strategis, termasuk kerja sama pertahanan, keamanan maritim, penanggulangan bencana, hingga peningkatan kapasitas personel militer melalui latihan bersama dan pertukaran pendidikan.

Hubungan pertahanan Indonesia dan Singapura selama ini dikenal sangat erat melalui berbagai mekanisme kerja sama, seperti dialog tingkat tinggi, latihan militer gabungan, pertukaran perwira, serta koordinasi pengamanan wilayah laut dan udara. Kedekatan geografis kedua negara menjadikan kerja sama tersebut sangat penting dalam menjaga stabilitas kawasan, khususnya di Selat Malaka dan Selat Singapura yang merupakan jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia.

Kunjungan Menteri Pertahanan Singapura ini juga memiliki makna khusus menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura pada 2027. Momentum tersebut diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat kemitraan strategis kedua negara, tidak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga ekonomi, investasi, teknologi, pendidikan, dan keamanan regional demi menciptakan kawasan Asia Tenggara yang aman, damai, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....