Kolaborasi Pemkot dan Kejari, Tidore Perkuat Kesadaran Hukum Pelajar sejak Dini
- 16 Jul 2026 13:58 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore menggelar Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum (DPSH) tingkat SMP/MTs Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti perwakilan pelajar dari berbagai kecamatan ini dibuka di Aula Handayani, Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Selasa 14 Juli 2026.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, mengatakan pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini di kalangan generasi muda.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mencegah berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja, seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
"Program ini merupakan langkah nyata dalam membangun karakter pelajar yang taat hukum. Para peserta yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya mematuhi aturan dan menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum," ujar Muhammad Sinen.
Mantan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan dua periode itu juga meminta dewan juri memberikan penilaian secara objektif sehingga peserta terbaik benar-benar terpilih untuk mewakili Kota Tidore Kepulauan pada ajang tingkat nasional.
Ia berharap wakil Tidore nantinya mampu bersaing sekaligus menjadi contoh bagi pelajar lainnya dalam membangun budaya sadar hukum, sehingga cita-cita mewujudkan masyarakat yang aman, damai, dan tertib dapat diwujudkan.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tidore, Sabar Evryanto Batubara, menegaskan pentingnya memberikan pemahaman hukum kepada generasi muda sejak usia sekolah, terutama di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital.
Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum menjadi langkah penting dalam mencetak generasi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepatuhan terhadap hukum.
"Kami berharap para peserta mampu menjadi pelopor kesadaran hukum di lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta menyebarkan nilai-nilai positif kepada sesama pelajar," kata Sabar.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Jamil Hadi, menjelaskan bahwa Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum merupakan program pembinaan karakter yang dikemas melalui edukasi dan kompetisi.
Sebanyak 14 tim dari delapan kecamatan mengikuti seleksi tahun ini. Kegiatan tersebut didanai melalui APBD Kota Tidore Kepulauan sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah, Kejaksaan Negeri, dan satuan pendidikan dalam membangun budaya sadar hukum di kalangan pelajar.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah berupa kunjungan edukatif ke Jakarta bagi tim terbaik yang berhasil meraih juara dan akan mewakili Kota Tidore Kepulauan pada tingkat selanjutnya.(*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....