Garuda Indonesia-Pemprov Malut Perkuat Layanan Transportasi Udara
- 20 Mei 2026 15:40 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi - PT Garuda Indonesia menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui program Corporate Partnership guna memperkuat konektivitas penerbangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara manajemen Garuda Indonesia dan jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Ruang Bidadari, Kantor Gubernur Maluku Utara, Rabu, 20 Mei 2026.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku Utara, Kadri La Etje, menyambut langsung rombongan maskapai nasional tersebut. Ia berharap kehadiran Garuda Indonesia dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat roda perekonomian daerah kepulauan itu.
“Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi pengembangan ekonomi dan konektivitas Maluku Utara,” kata Kadri.
General Manager Garuda Indonesia, Achmad Allam Rafli, mengatakan penjajakan tersebut menjadi bagian dari keseriusan perusahaan melihat potensi pertumbuhan Maluku Utara, terutama di sektor pemerintahan, bisnis, dan pariwisata.
Menurut dia, Corporate Partnership Program menawarkan sejumlah fasilitas khusus bagi aparatur sipil negara di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara, termasuk tarif korporasi untuk seluruh rute domestik.
Selain itu, Garuda Indonesia juga menawarkan potongan harga lima persen untuk penerbangan rute Ternate–Jakarta bagi ASN Pemprov Maluku Utara.
Allam menyebut kerja sama itu bukan hanya berkaitan dengan layanan penerbangan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat aksesibilitas daerah kepulauan yang selama ini bergantung pada transportasi udara.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menilai sinergi dengan maskapai nasional menjadi langkah penting untuk mendukung peningkatan mobilitas masyarakat dan penyelenggaraan berbagai agenda pemerintahan maupun ekonomi daerah.
“Sinergi ini penting untuk memperkuat konektivitas daerah serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” ujar Kadri.
Melalui penjajakan tersebut, kedua pihak berupaya membangun kolaborasi jangka panjang dalam penguatan layanan transportasi udara di Maluku Utara, yang dinilai memiliki potensi besar sebagai kawasan pertumbuhan baru di Indonesia timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....