"Murur" Selamatkan Jemaah Haji Sumenep Risiko Tinggi saat Armuzna
- 26 Mei 2026 16:27 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Arafah — Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan layanan khusus bagi jemaah haji kategori rentan selama fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Program murur diterapkan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah lansia, risiko tinggi, serta penyandang disabilitas.
Ketua Kloter SUB-78 Surabaya, H. Said Syamsuri, Selasa 26 Mei, melaporkan seluruh jemaah saat ini dalam kondisi baik dan tengah menjalankan ibadah wuquf di Padang Arafah dengan khusyuk. Di sisi lain, petugas kloter juga mematangkan pelaksanaan program murur bagi jemaah yang membutuhkan penanganan khusus.
“Pelaksanaan murur bagi jemaah lansia, risiko tinggi, dan disabilitas difasilitasi pemerintah. Dari Padang Arafah menuju Muzdalifah hanya mabit sebentar tanpa turun dari bus, kemudian langsung melanjutkan perjalanan ke Mina,” ujarnya.
Berdasarkan data Kloter SUB-78 asal Sumenep, program tersebut dinilai penting karena sebagian besar jemaah masuk kategori rentan. Dari total 380 jemaah, sebanyak 117 orang merupakan lanjut usia.
Selain itu, terdapat 47 jemaah dengan kategori risiko tinggi berat, 11 orang risiko sedang, dan 45 orang risiko ringan. Petugas juga mencatat lima jemaah menggunakan kursi roda serta dua orang lainnya membutuhkan tongkat untuk beraktivitas sehari-hari.
Menurut Said Syamsuri, program murur menjadi langkah preventif untuk mengurangi kelelahan berlebihan yang dapat memicu gangguan kesehatan saat puncak ibadah haji.
“Insyaallah semua difasilitasi dengan program murur, sehingga tenaga dan kesehatan jemaah tidak terlalu terforsir karena tidak perlu turun dari bus di Muzdalifah dan langsung menuju Mina,” katanya.
Ia berharap layanan tersebut dapat membantu jemaah rentan menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan aman, sehat, dan lancar hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....