Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembacokan di Tomang Jakbar, Polisi: Karena Cemburu
- 02 Jun 2026 21:18 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dua pelaku pembacokan terhadap seorang pekerja restoran bernama Gunawan (33) di kawasan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, akhirnya berhasil ditangkap polisi.
Kapolsek Grogol Petamburan, AKP Reza Aditya, mengatakan kedua pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial ADS (31) sebagai pelaku utama dan J (29) rekannya yang ikut menganiaya korban.
Diketahui, peristiwa ini sempat viral di media sosial dan diduga sebagai aksi pembegalan, pada Rabu, 20 Mei 2026 sekira pukul 21.50 WIB.
Namun, berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa peristiwa tersebut ternyata merupakan kasus pengeroyokan yang dilatarbelakangi persoalan asmara.
“Ya, untuk motifnya jadi si pelaku ini ada dugaan asmara, ada asmara lah. Motif asmara. Jadi si pelaku menduga kalau istrinya ada perselingkuhan dengan si korban,” kata Reza kepada wartawan di Mapolsek Grogol Petamburan, Selasa, 2 Juni 2026.
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi kedua pelaku. ADS ditangkap di wilayah Tambun, sementara J diamankan di kawasan Tigaraksa.
Reza mengungkap, sebelum terjadinya insiden itu, korban sempat menerima beberapa kali ancaman dari pelaku. Namun, ancaman tersebut tidak digubris oleh korban.
“Jadi sebelumnya korban juga pernah mendapatkan ancaman dari pelaku, dari
pelaku ADS ini. Tapi pihak korban tidak menggubris. Jadi tidak menanggapi ancaman pelakunya,” ucapnya.
Hingga kini, polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk mendalami peran masing-masing pelaku serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi aksi kekerasan tersebut.
“Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 262 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gunawan (33), korban pembacokan di Jalan Tomang Utara I, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mengaku dirinya mengalami sembilan kali bacokan hingga terpaksa harus menjalani sekitar seratus jahitan akibat serangan yang dialaminya.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 21.50 WIB itu sempat viral di media sosial dan dikira sebagai aksi pembegalan.
Namun, polisi telah memastikan bahwa kejadian tersebut dipicu persoalan pribadi yang diduga berkaitan dengan masalah asmara.
Saat kejadian, Gunawan menceritakan dirinya diserang dua orang bersenjata celurit saat tengah tidur di dalam kamar kontrakannya.
Ia mengatakan, dirinya dibacok sebanyak sembilan kali oleh pelaku yang merupakan suami dari teman kerjanya.
“Posisi saya lagi tidur. Pas saya bangun, dia (pelaku) udah nendang pintu. Langsung dia bacok-bacok saya pake celurit itu,” kata Gunawan kepada wartawan, Kamis, 21 Mei 2026.
“Bacoknya banyak. Mungkin ada sembilan bacokan. Ini dijahit sekitar seratus jahitan,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....