Kukus Tembakau, Solusi Harumkan Tembakau Berbau Apek

  • 05 Jul 2026 07:28 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep — Tembakau yang berubah berbau apek, kurang sedap, bahkan berjamur akibat kesalahan penyimpanan setelah dirajang tidak selalu berakhir di tempat sampah. Petani memiliki cara sederhana untuk mengembalikan aroma tembakau agar lebih layak disimpan maupun diolah kembali.

Salah satu cara yang banyak dikenal di kalangan petani adalah mengukus tembakau menggunakan uap air yang telah dicampur teh dan cengkeh. Selain mudah dilakukan, metode tradisional ini dinilai cukup efektif mengurangi bau apek sekaligus memberikan aroma yang lebih harum pada tembakau.

Mohammad, warga Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, mengaku pernah mengalami kejadian tersebut. Sekitar satu kilogram tembakau miliknya mendadak berubah aroma menjadi apek dan mulai ditumbuhi jamur karena penyimpanan yang kurang tepat.

"Saya sempat mencoba menjemurnya supaya bau apek hilang. Ternyata tetap saja tidak berubah," kata Mohammad.

Setelah mencari berbagai cara, ia akhirnya mencoba metode pengukusan. Menurutnya, cara tersebut justru memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan hanya mengandalkan sinar matahari.

"Prosesnya seperti mengukus nasi. Bedanya, air kukusnya dicampur teh dan cengkeh agar uapnya bisa menghilangkan bau apek sekaligus memberi aroma yang lebih harum pada tembakau," ujarnya.

Mohammad menjelaskan, selama proses pengukusan, tembakau tidak bersentuhan langsung dengan air. Uap panas yang mengandung aroma teh dan cengkeh perlahan meresap ke dalam rajangan tembakau sehingga bau kurang sedap berangsur hilang.

Setelah proses pengukusan selesai, tembakau kemudian dijemur kembali selama sekitar dua hingga empat jam, atau hingga kadar airnya kembali normal. Tahap ini penting agar tembakau kembali kering dan tidak mudah berjamur saat disimpan.

"Kalau sudah dijemur dan kering simpan lagi dengan baik," ucapnya.

Koordinator Asosiasi Petani Tembakau Sumenep, Rubaki, membenarkan cara itu. Meskipun tidak banyak yang tahu, namun sering dilakukan oleh warga yang biasa menyimpan tembakau untuk dilinting.

"Meskipun aromanya tidak kembali alami, namun sangat bagus menghilangkan bau kurang sedap," katanya singkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....