Durasi Main Hape yang Aman untuk Anak-anak saat Liburan Sekolah
- 04 Jul 2026 15:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Liburan kenaikan kelas identik dengan waktu bersantai bagi anak-anak. Namun, tanpa pengawasan, tidak sedikit anak yang menghabiskan sebagian besar waktu liburannya dengan bermain ponsel, mulai dari menonton video, bermain game, hingga mengakses media sosial.
Psikolog mengingatkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan perkembangan sosial anak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan anak usia 2 hingga 4 tahun menggunakan layar maksimal satu jam per hari, dan semakin sedikit semakin baik. Sementara itu, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan anak usia 5 tahun ke atas tetap memiliki batasan waktu yang konsisten dan seimbang dengan aktivitas fisik, waktu tidur, serta interaksi sosial.
Para Ahli juga menekankan bahwa yang perlu diperhatikan bukan hanya durasi, tetapi juga kualitas penggunaan gadget. Penggunaan yang terlalu lama dapat menimbulkan beberapa dampak, di antaranya:
- Gangguan kualitas tidur.
- Menurunnya kemampuan konsentrasi.
- Berkurangnya aktivitas fisik.
- Menurunnya kemampuan bersosialisasi.
- Meningkatnya risiko kecemasan dan gangguan emosi.
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Psychological Bulletin dan dirangkum oleh American Psychological Association (APA) menemukan bahwa paparan layar berlebihan berkaitan dengan meningkatnya risiko masalah emosional dan perilaku pada anak-anak.
Agar liburan sekolah tetap menyenangkan dan sehat, disarankan menerapkan aturan sederhana, seperti membuat jadwal penggunaan gadget, menetapkan zona bebas ponsel di rumah, serta mengajak anak melakukan aktivitas lain yang lebih interaktif.
Beberapa kegiatan yang dapat menjadi alternatif selama liburan sekolah antara lain bersepeda, berenang, membaca buku, memasak bersama, berkebun, berkemah, mengunjungi tempat wisata edukatif, atau mengikuti kelas kreatif sesuai minat anak.
Para ahli menegaskan bahwa masa liburan kenaikan kelas seharusnya menjadi kesempatan bagi anak untuk bergerak aktif, bereksplorasi, dan memperkuat hubungan dengan keluarga, bukan menghabiskan waktu seharian di depan layar ponsel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....