Pesona Aglonema, “Ratu Daun” Tanaman Hias Indoor

  • 17 Feb 2026 08:02 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Dunia tanaman hias boleh saja kedatangan tren baru setiap musimnya, namun posisi Aglonema seolah tak tergoyahkan. Tanaman yang dijuluki sebagai "Ratu Daun" ini tetap menjadi primadona, baik bagi kolektor kelas berat maupun pemula yang ingin mempercantik interior rumah.

Perpaduan warna daun yang eksotis dan kemudahan perawatannya membuat Aglonema tetap menjadi investasi hijau yang menjanjikan. Kekuatan utama Aglonema tidak terletak pada bunganya, melainkan pada corak daunnya yang sangat variatif.

Salah satu ciri khas utama Aglonema adalah daunnya yang lebar, mengkilap, dan memiliki corak yang sangat menarik. Warna daunnya bervariasi, mulai dari hijau, putih, perak, merah muda, hingga merah menyala, tergantung dari jenisnya.

Di Indonesia, Aglonema akrab dengan sebutan Sri Rejeki. Secara turun-temurun, tanaman ini dipercaya membawa keberuntungan dan energi positif bagi pemiliknya. Terlepas dari mitos tersebut, secara ilmiah Aglonema memang membawa "rejeki" berupa kualitas udara yang lebih baik karena kemampuannya menyaring polutan di dalam ruangan.

Aglonema tumbuh dengan batang yang pendek dan daun yang tumbuh dari pangkal batang. Seiring waktu, jika tanaman terus tumbuh, batangnya akan memanjang dan terlihat seperti pohon mini.

Tanaman ini cocok ditanam dalam pot dan diletakkan di dalam ruangan sebagai penghias ruangan atau dekorasi rumah. Selain mempercantik ruangan, menurut NASA tanaman aglaonema ini cukup efektif menghilangkan polutan rumah tangga seperti formaldehida dan benzena yang ada di udara, sehingga menjadikannya sebagai tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan lingkungan dalam ruangan.

Banyak orang bisa menanam Aglonema, namun tidak semua bisa membuatnya tumbuh rimbun dengan warna yang "keluar". Berikut adalah rahasia perawatannya yang dihimpun dari berbagai sumber.

Aglonema menyukai tempat yang terang namun teduh. Sinar matahari langsung yang terlalu terik akan membuat daunnya terbakar atau menguning.

Media tanam yang digunakan sebaiknya gembur dan memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang.. Gunakan campuran sekam bakar, cocopeat, dan sedikit pasir malang agar sirkulasi udara di akar tetap terjaga.

Media tanam aglaonema yang tumbuh kecil perlu digemburkan agar tanahnya tidak mengalami pengerasan. Proses penggemburan tanah sebaiknya dilakukan minimal sebulan sekali. Penggantian media tanam yang lama dengan media tanam baru perlu dilakukan apabila tanah sudah terlihat mengeras.

Penyiraman yang Pas, siram hanya saat media tanam mulai terasa kering jika disentuh jari. Penyiraman berlebihan adalah musuh nomor satu yang menyebabkan busuk akar.

Pemupukan Aglonema dapat dilakukan setiap dua minggu sekali dengan pupuk daun cair atau pupuk slow release agar pertumbuhan dan warna daunnya tetap optimal.

Aglonema dapat diperbanyak dengan cara stek batang atau pemisahan anakan yang tumbuh di sekitar tanaman induk. Cara ini cukup efektif untuk memperbanyak koleksi Aglonema di rumah.

Dengan keindahan yang dimiliki dan kemudahan perawatan, Aglonema sangat cocok menjadi pilihan tanaman hias baik bagi pemula maupun pecinta tanaman berpengalaman. Keberadaan Aglonema tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga memberikan nuansa alami yang menenangkan di dalam rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....