Empat Film Indonesia Ramaikan Cannes 2026

  • 15 Mei 2026 11:40 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Industri perfilman Indonesia kembali mencatat prestasi di panggung internasional. Program Next Step Studio Indonesia resmi membawa empat film pendek karya sineas tanah air untuk tayang dalam program Next Step Studio di ajang Cannes Film Festival melalui section La Semaine de la Critique atau Cannes Critics’ Week 2026. Kehadiran empat film tersebut menjadi bukti semakin kuatnya kolaborasi kreatif antara sineas Indonesia dan Asia Tenggara di kancah perfilman dunia.

Program Next Step Studio sendiri merupakan pengembangan dari konsep La Factory di Directors’ Fortnight, sebuah program tahunan yang dirancang untuk mendukung lahirnya talenta baru perfilman internasional. Lewat program ini, para sutradara dari berbagai negara dipertemukan untuk berkolaborasi menciptakan film pendek lintas budaya dengan pendekatan cerita yang lebih segar dan personal.

Salah satu film yang paling mencuri perhatian adalah Mothers Are Mothering garapan Khozy Rizal bersama sutradara Singapura Lam Li Shuen. Film ini dibintangi Happy Salma, Asmara Abigail, dan Yudi Ahda. Ceritanya berfokus pada hubungan tiga generasi perempuan dalam satu keluarga yang dipaksa berkumpul kembali setelah sang ibu mengalami kondisi kesehatan kritis. Konflik lama yang selama ini dipendam perlahan muncul ke permukaan, memperlihatkan bagaimana peran seorang ibu tidak selalu hadir dalam bentuk yang sempurna. Film ini disebut mengangkat isu keluarga, trauma emosional, dan ekspektasi sosial terhadap perempuan Asia.

Film berikutnya berjudul Original Wound yang disutradarai Shelby Kho bersama sineas Myanmar Sein Lyan Tun. Dibintangi Agnes Naomi, Omara Esteghlal, dan Vivian Idris, film ini menghadirkan drama psikologis tentang seorang pemuda yang kembali ke kampung halamannya setelah bertahun-tahun meninggalkan keluarganya. Kepulangan tersebut justru membuka kembali luka lama akibat kekerasan domestik yang pernah dialaminya semasa kecil. Dengan pendekatan visual yang intim dan atmosfer emosional yang kuat, film ini mengeksplorasi bagaimana trauma masa lalu dapat membentuk identitas seseorang.

Sementara itu, film Annisa menjadi proyek menarik karena menandai keterlibatan Reza Rahadian sebagai sutradara bersama sineas Filipina Sam Manacsa. Film ini dibintangi Choirunnisa Fernanda, Nazira C. Noer, serta Shakeel Fauziaisy Novita Dewi. Annisa mengisahkan seorang remaja perempuan di desa pesisir yang bercita-cita menjadi penyiar radio, namun harus menghadapi tekanan budaya dan aturan keluarga yang membatasi ruang geraknya. Di tengah keterbatasan tersebut, Annisa mencoba menemukan keberanian untuk menentukan masa depannya sendiri. Film ini disebut mengangkat tema mimpi, kebebasan perempuan muda, dan benturan tradisi dengan modernitas.

Film terakhir bertajuk Holy Crowd disutradarai Reza Fahriansyah bersama sutradara Malaysia Ananth Subramaniam. Film ini menghadirkan jajaran pemain ternama seperti Prilly Latuconsina, Mhardika Yusuf, Yudi Ahmad Tajudin, dan Arswendy Bening Swara. Ceritanya mengikuti kehidupan sekelompok warga yang tinggal di kawasan padat perkotaan dan mendadak menjadi pusat perhatian setelah muncul kabar tentang mukjizat misterius di lingkungan mereka. Di balik keramaian itu, film ini menyoroti bagaimana masyarakat mudah terpengaruh oleh ketakutan, harapan, hingga pencarian makna spiritual di tengah tekanan hidup modern.

Keempat film pendek tersebut tidak hanya menjadi representasi kreativitas sineas Indonesia, tetapi juga memperlihatkan kuatnya kolaborasi lintas negara di Asia Tenggara. Kehadiran mereka di Cannes Critics’ Week 2026 diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi perfilman Indonesia untuk dikenal luas di pasar internasional.

Partisipasi Indonesia dalam program Next Step Studio tahun ini juga memperlihatkan bahwa film pendek kini semakin mendapat tempat penting dalam industri perfilman global. Melalui cerita-cerita yang personal dan dekat dengan realitas sosial, para sineas muda Indonesia dinilai mampu menghadirkan perspektif baru yang relevan bagi penonton dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....