Gadis Kretek Resmi Terbit dalam Bahasa Korea

  • 02 Apr 2026 13:32 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Novel Gadis Kretek karya penulis Indonesia Ratih Kumala kini resmi hadir dalam versi Bahasa Korea Selatan. Penerjemahan ini difasilitasi oleh HansaeYes24 Foundation, memungkinkan pecinta sastra di Korea menikmati karya Ratih.

Ketua HansaeYes24 Foundation, Baek Soomi, menyampaikan bahwa sastra Asia Tenggara memiliki peran penting dalam memperkaya dialog budaya di Korea. Ia menegaskan bahwa Korea sangat terbuka terhadap karya sastra dari berbagai negara.

Baek menambahkan bahwa pertukaran budaya melalui karya literatur dapat memperluas wawasan pembaca serta memperkuat pemahaman lintas budaya. Ia berharap kehadiran Gadis Kretek dalam Bahasa Korea dapat meningkatkan apresiasi terhadap sastra Asia Tenggara di negeri tersebut.

“Ketika budaya Korea semakin dikenal di dunia, kami juga ingin terbuka terhadap karya sastra dari budaya lain. Saya berharap langkah ini dapat memperkuat jembatan budaya antara kedua kawasan,” ujarnya dalam peluncuran novel tersebut di ASEAN-Korea Centre (AKC), Seoul, Minggu, 15 Maret 2026.

Sementara itu, Ratih mengungkapkan rasa terima kasihnya atas peluncuran versi Bahasa Korea. Ia menjelaskan bahwa inspirasi utama novel tersebut berasal dari kisah kakeknya, seorang pengusaha kretek di Jawa Tengah. Dari kisah itu, ia menyusun karakter dan alur cerita fiksi sejarah yang kemudian menjadi Gadis Kretek.

Duta Besar RI untuk Korea, Cecep Herawan, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya. Menurutnya, penerbitan Gadis Kretek dalam Bahasa Korea bukan sekadar penerjemahan, tetapi juga bentuk kerja sama untuk memperkuas pertukaran budaya antara Indonesia dan Korea.

Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara selama ini kuat dalam bidang ekonomi dan diplomasi. Melalui karya seperti Gadis Kretek, ia berharap masyarakat Indonesia dan Korea dapat semakin memahami sejarah dan nilai budaya masing-masing.

HansaeYes24 Foundation mendapatkan apresiasi dari pihak KBRI atas komitmennya memperkenalkan sastra Asia Tenggara kepada pembaca Korea. Gadis Kretek adalah karya Indonesia kedua yang mereka terbitkan, setelah novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang dirilis pada 2022. Sedangkan Gadis Kretek sendiri pertama kali terbit di Indonesia pada 2012 melalui Gramedia Pustaka Utama.

Popularitas Gadis Kretek meningkat setelah diadaptasi menjadi serial Netflix dengan judul sama, dibintangi Dian Sastrowardoyo, yang tayang pada 2023.

Selama berada di Korea, Ratih mengikuti sejumlah kegiatan promosi buku, termasuk Book Talk di Seoul Film Center pada 13 Maret 2026 dan Book Concert bertajuk “Beyond the Smoke” di National Asian Culture Center, Gwangju, pada 14 Maret 2026.

Peluncuran buku ini merupakan bagian dari program Southeast Asian Literature Series yang diinisiasi HansaeYes24 Foundation untuk memperkenalkan karya-karya sastra Asia Tenggara ke masyarakat Korea. Melalui program tersebut, berbagai karya dari kawasan diterjemahkan ke dalam Bahasa Korea agar lebih mudah diakses.

KBRI Seoul juga turut mendukung kegiatan ini dengan memperkenalkan budaya Indonesia lainnya, termasuk kopi Gayo dalam bentuk drip bag coffee. Dengan demikian, masyarakat Korea dapat mengenal Indonesia tidak hanya melalui literatur, tetapi juga melalui cita rasa kopi Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....