Earth Hour: Sheraton Senggigi Dukung Aksi Lingkungan Atasi Pemanasan Global
- 30 Mar 2026 12:22 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Komitmen terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan Sheraton Senggigi Beach Resort dengan berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour pada Sabtu, 28 Maret 2026. Selama satu jam penuh, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WITA, hotel ini mematikan lampu dan mengajak para tamu ikut ambil bagian dalam aksi sederhana namun berdampak besar bagi bumi.
Kegiatan yang diinisiasi oleh World Wildlife Fund (WWF) ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap isu perubahan iklim dan pemanasan global. Di Senggigi, momen tersebut tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang melibatkan para tamu hotel.
Manajemen Sheraton Senggigi Beach Resort mengajak seluruh pengunjung untuk mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak diperlukan selama Earth Hour berlangsung. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kontribusi kecil yang memiliki makna besar dalam menjaga keberlangsungan lingkungan.
Menariknya, suasana gelap selama Earth Hour justru diubah menjadi pengalaman eksklusif yang berkesan. Para tamu diajak menikmati hidangan istimewa di Senja Restaurant, restoran tepi pantai yang menyuguhkan Seafood Night dengan konsep live grill. Aneka hidangan laut segar tersaji langsung dari panggangan, menghadirkan sensasi kuliner yang berpadu dengan suasana alami pantai.
Tidak hanya itu, pertunjukan fire dance turut memeriahkan malam Earth Hour. Perpaduan seni, energi, dan budaya lokal tampil memukau di bawah langit malam, dengan latar suara debur ombak yang menambah kesan magis dan tak terlupakan bagi para tamu.
General Manager Sheraton Senggigi Beach Resort, Peter The, menegaskan Earth Hour bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi mendalam terhadap pentingnya menjaga keseimbangan antara gaya hidup modern dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Lebih dari sekadar perayaan, Earth Hour menjadi refleksi akan pentingnya menjaga keseimbangan antara gaya hidup dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan berbagai langkah konkret telah dilakukan pihak hotel untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
“Kami mengurangi penggunaan plastik dengan mengganti botol air mineral menjadi botol kaca serta tidak lagi menggunakan sedotan plastik,” katanya menegaskan.
Selain itu, penggunaan kertas juga ditekan dengan beralih ke sistem digital guna meminimalisir limbah. “Kami melakukan pembatasan penggunaan kertas dan menggantinya dengan sistem digital,” ucapnya.
Tak hanya itu, fasilitas kamar pun disesuaikan dengan prinsip ramah lingkungan. “Sabun dan sampo tidak lagi menggunakan kemasan sekali pakai, tetapi menggunakan sistem isi ulang untuk mengurangi sampah,” katanya.
Di sektor kuliner, Sheraton Senggigi Beach Resort juga mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan menggunakan bahan baku dari nelayan lokal yang menerapkan praktik penangkapan bertanggung jawab.
“Sajian seafood kami berasal dari bahan segar dari nelayan lokal dengan metode yang ramah lingkungan,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....