Teror Tak Terlihat dalam Film Shutter di Balik Jepretan Kamera

  • 03 Mar 2026 10:22 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Film horor selalu punya cara unik untuk menanamkan rasa takut yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Hal itu yang coba dihadirkan dalam Film Shutter versi Indonesia yang dibintangi oleh Vino G. Bastian. Di balik jepretan kamera dan kilatan cahaya, tersimpan rahasia kelam yang perlahan berubah menjadi teror.

Mengutip dari IDN times, Film Shutter merupakan adaptasi dari film horror Thailand yang sempat menjadi fenomena di asia. Film garapan Falcon Pictures ini menghadirkan nuansa yang dekat dengan penonton lokal dari segi budaya maupun pendekatan emosional tokoh.

Karakter yang diperankan Vino G. Bastian (Darwin) digambarkan sebagai sosok yang awalnya rasional dan mengabaikan tanda-tanda ganjil. Namun, ketika hasil jepretan kameranya mulai menampilkan bayangan tak kasat mata, rasa penasaran berubah menjadi ketakutan.

Salah satu kekuatan Film Shutter terletak pada atmosfernya yang tidak mengandalkan jumpscare berlebihan. Teror dibangun melalui detail kecil seperti suara samar, foto yang tampak “tidak wajar”, dan ekspresi tokoh yang kehilangan ketenangan.

Unsur psikologis menjadi kunci utama. Penonton diajak menebak-nebak, apakah yang terjadi murni gangguan supranatural atau akibat rasa bersalah yang belum terselesaikan. Anya Geraldine (Pia) sebagai kekasih Darwin membantu menguak sebab akibat dari tanda-tanda ganjil yang terjadi.

Tema tentang konsekuensi dan masa lalu yang menghantui juga terasa kuat. Film ini mengingatkan bahwa setiap tindakan memiliki jejak. Dalam konteks ini, kamera bukan sekedar alat, melainkan simbol ingatan yang tak pernah benar-benar hilang.

Akting Vino G. Bastian menjadi salah satu daya tarik utama. Ia mampu menampilkan transformasi emosi dari tenang, bingung, hingga dihantui rasa takut dan penyesalan. Intensitas tersebut membuat konflik batin karakternya terasa lebih nyata dan membuat penonton ikut larut dalam ketegangan.

Film Shutter bukan hanya membahas kisah hantu yang menyeramkan. Namun juga tentang rasa bersalah, trauma, dan bayangan masa lalu yang terus mengikuti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....