Harganas ke-33, Sinergi BKKBN Kepri-Yayasan Habitat Wujudkan 31 Rumah Layak Huni

  • 02 Jul 2026 08:35 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam – Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) menghadirkan kepedulian berbagai organisasi dan elemen masyarakat, salah satunya Habitat for Humanity Indonesia (Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia) yang sejak Januari Tahun 2026 telah memilih mendukung agenda sensitif dalam pencegahan stunting, khususnya di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Antusias dan hasrat besar tergambar di raut wajah Muhammad Qodri, ia lampiaskan dari setiap cucuran keringat dan tenaga besar dalam membangun pondasi dasar rumah yang akan ia tempati kelak bersama keluarga terkasih.

Ayah Wajib Hadir, tema Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 Tahun 2026 tersebut menjadi pas baginya yang selalu berusaha untuk hadir bagi keluarganya. Ia memang seorang karyawan montir bengkel roda dua biasa, tapi ia punya tenaga untuk membantu tukang.

Hunian yang akan berdiri diatas lahan 6x10 meter persegi itu akan menjadi rumah masa depannya. Berkat swadaya warga yang digagas oleh RW 20 Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk terkumpul dana untuk membangun rolak pondasi rumah sebagai tahap awal karena persis dibelakang rumahnya adalah bantaran laut.

Saat ditemui, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Victor Palimbong beserta jajarannya ia tampak membersihkan pakaiannya yang kotor karena sedang bertukang dan bergegas untuk bersilaturahmi. Tidak berselang lama istri beserta keduanya anaknya datang menghampiri rombongan.

"Kami melihat langsung kondisi asli rumah Bapak Qodri, tanpa dinding dan hanya atap yang bocor. Jadi selama rumah dibangun bapak dan ibu tinggal dimana," tanya Dokter Victor, dijawab istri Qodri, "Alhamdulillah kami diberi izin tinggal sementara di Taman Pengajian Alquran (TPQ) milik warga RT.009," Rini Mustika Sari.

Perihal bantuan pondasi rumah dan tempat tinggal sementara juga dibenarkan oleh Ketua Rukun Warga (RW) 20 Jefri Herianto Ginting, yang saat itu tengah mendampingi pengerjaan rumah bagi warganya tersebut.

Selanjutnya Dokter Victor juga menanyakan lebih detil kepada rekan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) setempat mengenai anggaran pembangunan selanjutnya yang akan didukung sepenuhnya oleh Yayasan Habitat Kemanusian Indonesia.

Dibutuhkan hampir 94 juta rupiah untuk belanja material dan membayar tukang dalam membangun Rumah Layak Huni (RLH) bagi Qodri beserta keluarga, dan lama pengerjaan selama empat puluh hari hunian tersebut bisa ditempati.

Masih hari yang sama, Minggu, (28/6), dengan mengendarai kendaraan roda dua, Dokter Victor bersama jajarannya juga mengunjungi hunian lain yang telah rampung 95 persen milik Paryogi, warga Kelurahan Tanjung Piayu.

Sama dengan Qodri, Paryogi juga merupakan penerima manfaat GENTING yang terekam data sebagai keluarga berisiko stunting.

Dengan seizinnya, rombongan masuk ke dalam rumah yang sebelumnya dihuni Paryogi beserta istri dan kelima anaknya. Keadaan sangat lembab, kotor serta atap yang bocor dan jamban yang tidak sehat, sungguh tidak layak ditempati oleh tujuh jiwa saat itu.

Selanjutnya rombongan diajak oleh Paryogi mengunjungi rumah bantuan yang telah dibangun, tinggal tahap akses air bersih untuk keseharian keluarga Paryogi.

Atas bantuan RLH ini, keluarga Qodri dan Paryogi berkesempatan mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN, Wihaji, dan seluruh pihak, khususnya Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia dan warga yang perduli terhadap kelurga yang masuk berisiko stunting.

"Kita bersyukur atas kesempatan bedah rumah ini, dan berterima kasih kepada Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia, bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya dalam pencegahan stunting dari intervensi faktor sensitif. Semoga selanjutnya akan ada banyak keluarga berisiko stunting yang terbantu," harap Dokter Victor seraya memberikan bantuan nutrisi kepada kedua penerima manfaat tersebut.

Pembangunan RLH untuk Qodri dan Paryogi merupakan hasil kolaborasi dari pelaksanaan GENTING yang diluncurkan oleh Kemendukbangga/BKKBN, pada penghujung Tahun 2024 silam. Sinergi BKKBN Kepri dengan Yayasan Habitat Indonesia, mewujudkan 31 Rumah Layak Huni untuk diberikan kepada Keluarga Berisiko Stunting dalam rangkaian Harganas ke-33 tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....