Permintaan Bunga Meningkat Menjelang Hari Suci

  • 31 Jan 2026 12:25 WIB
  •  Denpasar

RRI. CO. ID, Badung - Banyaknya hari - hari suci di Bali, membawa berkah bagi para pedagang bunga, momen keagamaan tersebut, meningkatkan kebutuhan masyarakat akan bunga sebagai sarana utama dalam pelaksanaan upakara dan persembahyangan.

Salah seorang pedagang bunga di pasar Sibang, Badung, Ekawati mengatakan permintaan bunga mengalami peningkatan signifikan terutama menjelang hari suci keagamaan.

" Menjelang hari - hari suci keagamaan lonjakan permintaan bunga sudah menjadi hal yang biasa, karena umat Hindu melaksanakan berbagai upacara dan persembahyangan," tuturnya.

Walaupun banyak jenis bunga, tetapi tidak semua bunga bisa dipakai untuk persembahan, ada beberapa jenis bunga yang lazim di gunakan sebagai sarana upakara seperti bunga cempaka, Kamboja, sandat, gemitir, kembang seribu, dan bunga pacah.

" Saya hanya fokus menjual bunga Kamboja. Selain melayani pembeli di pasar saya juga menjual bunga kamboja untuk hotel - hotel, yang digunakan sebagai kalung untuk menyambut tamu," imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengatakan harga bunga di pasaran bersifat fluktuatif dan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

" Pada hari-hari biasa, semua harga bunga relatif lebih murah karena ketersediaannya cukup melimpah. Dan kalau saat musim hujan, beberapa jenis bunga seperti bunga kamboja menjadi lebih sulit didapatkan,sehingga berdampak pada kenaikan harga di pasaran," imbuhnya.

Ia berharap usaha ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat untuk orang banyak, serta kerja sama dengan pihak hotel dapat terus terjalin dengan baik, agar dapat meningkatkan kesejahteraan para pedagang bunga seperti dirinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....