Deeskali Konflik Masih Berlangsung, IHSG dan Rupiah Menguat.

  • 07 Mei 2026 09:18 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, proses deeskalasi konflik geopolitik masih menjadi sentimen utama yang mempengaruhi pergerakan pasar keuangan global maupun domestik.

“Pasar masih merespons positif proses negosiasi damai yang saat ini berlangsung, meskipun ketidakpastian tetap membayangi,” ujar Gunawan dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Mei 2026.

Gunawan menjelaskan, harga emas dunia masih bertahan di kisaran 4.716 dolar AS per ons troy di tengah stabilnya harga minyak mentah dunia. Jika dikonversikan ke rupiah, harga emas saat ini dikisaran 2,6 juta rupiah per gram.

Menurut Gunawan, tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah relatif stabil walaupun Amerika Serikat masih mengeluarkan ancaman terhadap Iran apabila kesepakatan damai tidak segera tercapai.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia bergerak stabil dalam rentang 95 hingga 101 dolar AS per barel dan cenderung mengalami penurunan.

“Harga minyak masih merespons positif pembicaraan damai yang dimediasi Pakistan, namun pasar belum sepenuhnya nyaman dengan proses negosiasi yang berjalan,” kata Gunawan.

Gunawan menambahkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini menguat ke level 7.160. Penguatan juga terjadi pada mayoritas bursa saham di kawasan Asia. “Penguatan bursa Asia turut menjadi faktor pendorong kenaikan IHSG pada awal perdagangan hari ini,” ucapnya.

Sementara, nilai tukar Rupiah ditransaksikan menguat ke level 17.380 per Dolar AS di tengah minimnya sentimen pasar. Ia menilai pelemahan indeks dolar AS (USD Index) ke level 97,96 turut memberikan ruang penguatan bagi Rupiah.

“Kabar positif terkait perkembangan perdamaian antara Iran dan AS berpeluang mempertahankan tren positif IHSG maupun Rupiah pada perdagangan hari ini,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....