Kembali Nahkodai APINDO Jabar,Ning Soroti Dunia Usaha saat ini

  • 26 Jun 2026 17:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia(APINDO) Jawa Barat Ning Wahyu Astutik mengungkapkan, iklim dunia usaha di Jawa Barat saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan yang masif. Selain adanya penurunan pesanan global, kenaikan harga BBM, pengusaha juga kini dirugikan akibat gangguan pasokan listrik yang mengalami gangguan.

Ning yang kini kembali menahkodai APINDO Jabar periode 2026 - 2031 juga menilai gangguan pasokan listrik yang terganggu saat ini memukul sektor industri, terutama sektor padat karya. Sektor padat karya kata Ning, saat ini tengah berupaya keras untuk bertahan dari ancaman PHK.

"Tantangan saat ini sangat besar. Banyak perusahaan mulai menghubungi saya, mengabarkan kemungkinan sudah atau akan merumahkan karyawan, bahkan ada yang terpaksa menutup perusahaannya," kata Ning usai dilantik kembali menjadi Ketua APINDO Jawa Barat, di Bandung Jumat 26 Juni 2026.

Ning menambahkan, akibat adanya pemadaman listrik saat ini, memicu kerugian yang besar bagi dunia usaha. Pertama, material atau produk yang sedang dalam proses pengerjaan di dalam mesin seketika menjadi rusak dan sama sekali tidak bisa digunakan kembali, kemudian juga pemadaman listrik ditengah proses produksi.

"Ketika listrik mati, apa yang gagal diproduksi hari itu mau tidak mau harus dikejar melalui kerja lembur pada hari berikutnya. Hal itu membuat pengusaha harus membayar biaya operasional hingga dua kali lipat," katanya.

Dampak yang paling fatal, lanjut Ning, adalah keterlambatan pengiriman barang untuk pasar ekspor. Perusahaan yang terlambat melakukan pengiriman dipastikan akan menerima teguran keras dari pembeli di luar negeri.

"Kalau hanya teguran, mungkin kita masih bisa agak tenang. Namun, apabila sanksinya adalah pengurangan order atau bahkan pesanan tersebut dipindahkan ke negara lain, ini akan menjadi sangat berbahaya bagi kelangsungan industri kita," tegasnya.

Mengingat dampaknya yang sangat sistemik, DPP Apindo Jawa Barat meminta pihak terkait tidak memandang remeh persoalan pemadaman listrik ini. Banyak perusahaan skala besar di Jawa Barat yang operasionalnya sepenuhnya bergantung pada stabilitas pasokan daya listrik.

Pada sisi lain, Ning juga mengajak serikat pekerja dan seluruh elemen buruh untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di lingkungan kerja demi menyelamatkan industri dari keterpurukan. "Ini bukan hanya tanggung jawab pengusaha atau Pak Gubernur saja, tetapi juga tanggung jawab kita bersama, termasuk teman-teman pekerja. Mohon bantu kami untuk tetap bertahan dengan menjaga kondusivitas di lingkungan perusahaan masing-masing," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....