Masyarakat Amfoang Antusias Pembangunan Jembatan Termanu oleh TNI AD

  • 13 Jul 2026 23:29 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang-Bagi masyarakat Kecamatan Amfoang, Kab Kupang, yang selama ini terisolir akibat putusnya jembatan Termanu, merasa sangat bahagia jembatan tersebut saat ini dalam proses pembangunan kembali oleh TNI AD dan berharap agar sebelum musim hujan pembangunan jembatan tersebut telah selesai.

Salah seorang warga Desa Manubelon, Amfoang Barat Daya Gusti Lelon mengatakan hampir 3 tahun sejak tahun 2021 lalu akses di desa kami sangat tertutup akibat putusnya jembatan Termanu.

“Pada saat musim hujan, jika terjadi banjir dan air laut pasang tidak bisa melewati jalur sungai, akfitias masyarakat harus hati-hati ketika menyebrang sungai karena adanya bahaya binatang buas seperti buaya laut,” ujar Gusti Lelon, Senin 13 Juli 2026.

Sementara hal senada juga disampaikan Markus Yakob Taek, Ia menegaskan seluruh aktifitas masyarakat jadi terhambat dan penuh dengan bahaya karena harus menyebrang sungai.

“Kami berharap dengan pembangun kembali Jembatan Termanu ini dapat membuka akses transportasi bagi desa-desa di wilayah Kecamatan Amfoang,” katanya

Seperti diberitakan RRI sebelumnya, Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono menegaskan khusus di wilayah Amfoang akan dibangun empat jembatan, yakni Jembatan Termanu, Kapsali, Bipolo, dan Nunpisa.

Pembangunan akan dilaksanakan oleh personel Yonzipur yang didatangkan dari Jakarta dan diperkuat personel kompi konstruksi dari Yon TP di wilayah NTT, ditargetkan akan selesai pada Bulan Desember 2026 mendatang.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....