Sinergi Pusat-Daerah Matangkan Lokasi Sekolah Rakyat Sumba Barat Daya
- 28 Jun 2026 16:04 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Langkah nyata menjawab tantangan pemerataan pendidikan di daerah terluar mulai dijalankan, saat Bupati Sumba Barat Daya mendampingi langsung tim pusat meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Tambolaka pada Kamis, 25 Juni 2026, demi memastikan akses belajar yang setara bagi seluruh warga.
Kegiatan peninjauan lahan ini dihadiri Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Armindo Dos Santos Soares, serta Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I NTT Kementerian PUPR, Zubaidi, S.T. Fokus utama kunjungan kerja tersebut adalah mematangkan kesiapan lokasi dan menyelaraskan seluruh persyaratan teknis agar pembangunan fisik dapat segera berjalan tanpa hambatan berarti.
Turut mendampingi rombongan resmi tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumba Barat Daya beserta tim teknisnya, serta Direktur Utama PT Bumi Indah, Melkianus Lubalu. Kehadiran berbagai elemen pemerintah daerah dan mitra kerja ini menunjukkan kesiapan bersama dalam mendukung kelancaran proyek strategis pembangunan fasilitas pendidikan ini.
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap daerah ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dan antar tingkatan pemerintahan menjadi kunci utama percepatan pembangunan, serta pendidikan merupakan fondasi paling kuat untuk memajukan generasi muda Sumba Barat Daya. Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi ruang belajar yang inklusif, adaptif, dan mampu menjangkau anak-anak di pelosok desa yang selama ini sulit mendapatkan fasilitas pendidikan formal.
Tenaga Ahli Utama KSP, Armindo Dos Santos Soares, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan agenda prioritas yang dikawal langsung oleh Kantor Staf Kepresidenan demi mewujudkan keadilan akses pendidikan di wilayah 3T. Pihaknya berkomitmen terus mengawal regulasi serta meminimalisir hambatan birokrasi di tingkat pusat agar proyek berjalan lancar dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Satker Wilayah I NTT, Zubaidi, S.T., menyatakan kesiapan teknis pihaknya untuk berkoordinasi secara intensif dengan dinas terkait di daerah. Pembangunan nantinya akan mengutamakan bangunan yang aman, ramah lingkungan, serta disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan lokal masyarakat Sumba.
Kegiatan ditutup dengan diskusi pemetaan aset bersama perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan pegiat pendidikan, yang hasilnya akan segera disusun menjadi dokumen teknis demi mempercepat tahap peletakan batu pertama. (YL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....