Pawargo Kalsel Jaga Warisan Budaya Reog Ponorogo
- 14 Jul 2026 12:54 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Reog menjadi salah satu identitas budaya Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang hingga kini terus dilestarikan sebagai warisan budaya Indonesia. Kesenian tersebut juga berkembang di Kalimantan Selatan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan Paguyuban Warga Ponorogo (Pawargo).
Hal tersebut disampaikan oleh Sutarno dan Edi Hermawan dalam acara Ragam Budaya IKASBA di RRI Pro4 Banjarmasin, Senin, 13 Juli 2026. Menurut mereka, keberadaan paguyuban menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kelestarian budaya Ponorogo.
Sutarno menjelaskan, organisasi masyarakat Ponorogo di Kalimantan Selatan telah mengalami beberapa perubahan nama. Berawal dari IKAPON (Ikatan Keluarga Ponorogo) sekitar tahun 1986, kemudian menjadi Forum Keluarga Besar Ponorogo (FKBP) pada 2000, hingga akhirnya menggunakan nama Pawargo atas anjuran Bupati Ponorogo saat itu.
“Pawargo di Kalimantan Selatan juga rutin mengadakan pertemuan setiap bulan,” ujar Sutarno. “Selain mempererat silaturahmi sesama warga Ponorogo, kegiatan tersebut juga menjadi upaya melestarikan tradisi.”
Ia menambahkan, Reog bukan sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai semangat, keberanian, dan kebersamaan. Di Kalimantan Selatan, latihan rutin serta pementasan Reog terus dilakukan untuk memperkenalkan budaya Ponorogo kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Reog sudah mendunia dan identitas budaya ini harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya. “Pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama agar tetap dikenal sepanjang masa.”
Sementara itu, Edi Hermawan mengatakan perkembangan seni Reog di Kalimantan Selatan terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, semakin banyak anak-anak dan remaja yang tertarik mempelajari tari, musik, maupun memerankan tokoh-tokoh dalam pertunjukan Reog.
“Topeng Reog itu lumayan berat, sekitar 40 sampai 50 kilogram,” kata Edi. “Tidak ada ritual khusus, tetapi memang perlu latihan keseimbangan secara rutin.”
Ia menambahkan, pelestarian Reog di Kalimantan Selatan juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah melalui penyediaan tempat latihan di Taman Budaya setiap hari Minggu. Edi berharap Reog Ponorogo terus menjadi kebanggaan Indonesia dan menginspirasi generasi muda untuk mencintai budaya Nusantara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....