Aruh Karasmin Pahuluan di Balangan, Upaya Merawat Seni Budaya Banjar
- 05 Jul 2026 09:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Balangan - Sanggar Bulian Anum bersama FKPMIB Kalsel menggelar festival Aruh Karasmin Pahuluan di Desa Muara Ninian, Kecamatan Juai. Agenda seni yang berlangsung selama dua hari pada 3-4 Juli 2026 tersebut didedikasikan sebagai upaya merawat sejarah dan mewariskan kebudayaan Banjar.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Balangan, Aidinnor, menyatakan bahwa Karasmin merupakan bagian dari jati diri masyarakat Banjar. Menurutnya, keberlangsungan tradisi leluhur ini patut disyukuri di tengah arus modernisasi yang kian masif.
"Tantangan terbesar adalah bagaimana budaya ini bisa kita kenalkan kepada generasi penerus. Ajak anak-anak kita hadir dan terlibat dalam setiap persiapan kegiatan Karasmin ini," ujarnya.
Aidinnor berharap pelaksanaan Aruh Karasmin ke depan tidak hanya dimaknai sebagai agenda kebudayaan yang bersifat seremonial. Pemerintah daerah menginginkan kegiatan ini mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui sektor edukasi dan potensi wisata.
Sementara itu, Ketua FKPMIB Kalsel, Ahmad Juliansyah, menjelaskan pergelaran ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII. Kolaborasi tersebut dibangun untuk memperkuat ekosistem pelestarian serta memperluas pengenalan budaya lokal.
Rangkaian acara diisi dengan seminar cagar budaya Rumah Batu Muara Ninian hingga workshop tradisi Batimung serta peluncuran buku Apuah Banua. Sebagai puncak acara, pihak panitia menyuguhkan penampilan tari dari Sanggar Bulian Anum serta pementasan teater yang memadukan unsur musik tradisional.
"Kami berharap, melalui kegiatan ini masyarakat semakin teredukasi untuk menjaga dan melestarikan budaya serta cagar budaya yang dimiliki daerah. Jika tidak diwariskan dan dilestarikan, tradisi ini akan hilang di tengah perkembangan zaman," ucap Juliansyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....