Mengenal Bentuk dan Fungsi Tarompet Sunda

  • 08 Jul 2026 15:12 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung: Dalam Pergelaran Seni Pencak Silat, ada satu alat musik yang terdengar nyaring, itulah Tarompet. Tarompet Sunda memiliki keunikan tersendiri, dari mulai pembuatannya hingga hasil suaranya yang menjadi pembawa suasana.

Dalam acara Sorotan Sore di Programa 4 RRI Bandung Senin 6 juli 2026, dengan topik “Mengenal Tarompet Sunda”, dijelaskan oleh Kang Ardi Permana, S.Sn (pemain Tarompet, dan pembuat Tarompet). “Tarompet Sunda adalah salah satu Alat Musik dari Jawa Barat yang biasanya difungsikan sebagai melodi atau pembawa suasana pada Kesenian Pencak Silat.”, dijelaskan Kang Ardi.

Aktivitas kang Ardi saat ini bukan hanya sebagai Pemain Tarompet Sunda, tetapi juga membuatnya di Padepokan saung Tarompet di Kampung Badra Desa Taraju Sari Kecamatan banjaran, kabupaten Bandung. “Dulu sekitar tahun 2009 saya dikasih Tarompet dari Almarhum Abah Didi (Tokoh Pemain Tarompet), tapi saya belum bisa meniupnya. Akhirya karena bapa saya seorang tukang kayu, lalu saya belajar membuatnya dan belajar cara meniupnya juga.”, dijelaskan Kang Ardi.

Bukan hanya sebagai alat musik pengiring atau sekedar melodi, tapi Tarompet Sunda memiliki kelebihan yaitu sebagai pembawa suasana. “Pada dasarnya, Tarompet merupakan alat musik yang bisa memberikan suasana, makanya tidak aneh kalau orang yang mendengar suara Tarompet bisa merinding”, dijelaskan Kang Ardi.

Secara Organologi, Tarompet sunda terbuat dari bahan kayu, berbeda dengan Suling Sunda yang terbuat dari Bambu. “Bagian Empet (bagian yang ditiupnya) terbuat dari Daun Kelapa dan Bulu Ayam yang hingga saat ini bahan tersebut tidak pernah diganti.”, dijelaskan Kang Ardi.

Saat ini Tarompet sudah berkembang, Tarompet Sunda sekarang sudah hadir berkolaborasi dengan jenis musik modern, seperti pertunjukan musik Band, Pop sunda, bahkan Dangdut. “Karena saat ini Tarompet Sunda sudah masuk kedalam iringan musik moderen, maka nada Tarompet Sunda disesuaikan dengan dengan Cord atau nada dasar yang disesuaikan dengan alat musik moderen lainnya.”, lanjut Kang Ardi.

Seiring berkembangnya jaman, tentu diharapkan generasi muda saat ini tetap semangat untuk melestarikan alat musik Tarompet Sunda. “Mudah-mudahan alat musik ini terus lestari dengan tetap tidak meninggalkan jati diri Tarompet Sunda dari seni awalnya yaitu Kendang Penca, dari segi bentuk alatnya tidak dirubah.”, pungkas kang Ardi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....