Arja Sundara Citta RRI Denpasar akan Tampilkan Lakon I Japatuan
- 02 Jul 2026 16:14 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar : Dramatari Arja atau Arja adalah salah satu kesenian yang sangat digemari di kalangan Masyarakat Bali. Maka tidak mengherankan jika pementasannya ini ditunggu-tunggu, apalagi dalam perhelatan sekelas Pesta Kesenian Bali (PKB). Arja yang selalu ditunggu-tunggu penampilannya di PKB yaitu Arja Sundara Citta RRI Denpasar. Kali ini pada ajang PKB ke-48 tahun 2026 Arja Sundara Citta akan menampilkan lakon I Japatuan.
Hal tersebut diungkapkan Sutradara Arja I Gusti Made Sumadi, “Arja kali ini akan membawakan judul I Japatuan. Kami akan pentas malam ini (Kamis, 2 Juli 2026) pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 di kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali.
Gusti Sumadi menambahkan, Persiapan untuk Arja ini sudah dipersiapkan sejak dua bulan lalu. Agar lebih mantap lagi, kami juga mengadakan latihan beberapa kali. Latihan ini kami adakan di Lobby Barat RRI Denpasar setiap pukul 11 pagi.
Pementasan Arja di PKB ini 12 orang pemain. Keduabelas pemain ini, antara lain peran Galuh, peran Condong, peran Liku, peran Desak Rai, peran Limbur, peran Penasar dua pasang, peran Kartala 2 pasang, peran Mantri Buduh, peran Mantri Manis dan peran Bangkung.
“Berkaitan dengan judul, I Japatuan ini memang merepresentasikan tema PKB tahun ini yaitu Atma Kertih . Cerita I Japatuan ini berawal dari pernikahan bahagia antara I Japatuan dengan istrinya, Ni Ratnaning Rat. Kecantikan Ni Ratnaning Rat sangat terkenal, dan ia dikenal sangat setia (patibrata). Suatu malam, Ni Ratnaning Rat bermimpi bahwa umurnya di dunia tinggal tersisa tujuh hari lagi. Benar saja, seminggu kemudian ia meninggal dunia. Karena rasa cinta dan kesedihan yang mendalam, I Japatuan tidak merelakan kepergian istrinya. Namun setelah mayat istrinya dikubur, ia kemudian mendapat sabda untuk menyusul dan mencari roh istrinya ke surga. Setelah sampai si surga ia bertemu dengan seekor induk babi kurus kering. Induk babi ini kemudian dibawanya ke bumi dan ternyata memang induk babi itu adalah istrinya, ” tuturnya.
Gamelan yang akan dipakai mengiringi pementasan Arja Sundara Citta ini adalah Geguntangan. Gambelan Geguntangan ini juga akan ditabuh oleh 12 orang penabuh, tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....