Belajar Tawakal Aktif Melalui Surah Al Fil dan Quraisy
- 20 Jul 2026 10:03 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Surah Al Fil dan Surah Quraisy mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar, doa, dan tawakal
- Tawakal dalam Islam bukan berarti pasrah tanpa usaha, tetapi menyerahkan hasil terbaik setelah berikhtiar.
RRI.CO.ID,Jakarta: Setiap orang pasti pernah berada di titik ketika doa sudah dipanjatkan, usaha telah dilakukan, tetapi hasil belum juga datang. Dalam keadaan seperti itu, tidak sedikit yang bertanya, "Apakah saya harus terus berikhtiar atau cukup bertawakal?"
Pertanyaan sederhana namun mendalam inilah yang akan dibahas dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Jakarta bertajuk "Belajar dari Surah Al Fil dan Al Quraisy: Tawakal Bukan Diam, Tapi Berikhtiar." Program yang disiarkan Minggu, 19 Juli 2026, pukul 05.00–06.00 WIB ini menghadirkan Miftahul Khairi, Lc., M.Ag., Divisi Dakwah dan Pengabdian Masyarakat DPP WAZIN (Wihdah Azhariyah Indonesia), Anggota Koalisi Daiyah Indonesia, sekaligus Guru Bahasa Arab di KUBA.
Dalam kajian ini, pendengar diajak memahami hubungan erat antara Surah Al Fil dan Surah Quraisy. Surah Al Fil mengisahkan bagaimana Allah melindungi Ka'bah dari pasukan bergajah yang dipimpin Abrahah. Kisah tersebut menjadi bukti bahwa pertolongan Allah datang kepada siapa pun yang berada di jalan-Nya. Sementara Surah Quraisy mengingatkan bahwa nikmat keamanan dan kelancaran rezeki harus disyukuri dengan beribadah kepada Allah.
Melalui tadabbur kedua surah tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa tawakal bukan berarti menyerah pada keadaan atau menunggu keajaiban tanpa usaha. Tawakal justru dimulai setelah seseorang mengerahkan kemampuan terbaiknya, kemudian menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.
Pesan ini terasa semakin relevan di tengah kehidupan modern yang penuh persaingan dan ketidakpastian. Banyak orang mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan, padahal Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar, doa, kesabaran, dan keyakinan kepada Allah.
Program Mutiara Pagi tidak hanya menghadirkan kajian keislaman, tetapi juga menjadi ruang refleksi agar masyarakat mampu menghadapi berbagai persoalan hidup dengan hati yang lebih tenang. Melalui pemahaman Al-Qur'an, setiap ujian dapat dipandang sebagai bagian dari proses membangun pribadi yang lebih kuat, sabar, dan optimistis.
Sebagai Lembaga Penyiaran Publik, RRI terus menghadirkan siaran yang memberikan pencerahan spiritual dan memperkuat nilai-nilai kehidupan. Kajian seperti ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memulai hari dengan semangat baru, memperkuat hubungan dengan Allah, sekaligus terus berusaha memberikan manfaat bagi sesama.
Pada akhirnya, Surah Al Fil dan Surah Quraisy mengajarkan satu pelajaran penting: pertolongan Allah selalu menyertai orang-orang yang beriman, tetapi pertolongan itu hadir bersama usaha yang sungguh-sungguh. Sebab dalam Islam, tawakal bukan alasan untuk berhenti melangkah, melainkan kekuatan untuk terus berikhtiar dengan penuh keyakinan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....