Menata Hati Jadi Kunci Sukses Menuntut Ilmu di Tahun Ajaran Baru

  • 20 Jul 2026 08:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Memasuki tahun ajaran baru, kesiapan belajar tidak hanya ditentukan oleh perlengkapan sekolah atau kemampuan akademik. Menata hati dan meluruskan niat dinilai menjadi fondasi utama agar proses menuntut ilmu berjalan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Dosen Studi Pemikiran Islam UIN Saizu Purwokerto, Jamaludin, M.A., dalam dialog Tasbih (Tetap Asa Bimbing Hati) RRI Purwokerto, Jumat (17/07/26). Menurut Jamaludin, hati memegang peran penting dalam setiap aktivitas manusia, termasuk belajar, karena niat yang berasal dari hati menjadi penggerak seluruh amal yang dilakukan seseorang.

"Semua pergerakan hidup manusia tidak lepas dari dorongan hati. Dorongan yang baik akan menghasilkan output yang baik. Karena itu, dalam menyambut tahun ajaran baru, hati perlu ditata agar niat mencari ilmu menjadi lurus," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ibadah dalam Islam terdiri atas tiga unsur, yakni pekerjaan hati, lisan, dan anggota badan. Dari ketiga unsur tersebut, hati memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi tempat lahirnya niat.

Jamaludin menilai, siswa maupun mahasiswa sebaiknya tidak hanya belajar demi memperoleh nilai tinggi atau pekerjaan yang baik. Lebih dari itu, proses mencari ilmu harus diniatkan sebagai bentuk ibadah, menghilangkan kebodohan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menambahkan, menata hati bukan berarti seseorang tidak akan pernah kehilangan semangat. Namun, ketika motivasi mulai menurun, seseorang perlu kembali mengingat tujuan awal mengapa ia belajar.

Menurutnya, pendidikan bukan sekadar sarana memperoleh ijazah, tetapi juga membentuk cara berpikir yang sistematis. Hal ini tentunya dapat membuat seseorang mampu beradaptasi dalam berbagai situasi kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....