Pemerintah Dorong Future-Ready Governance

  • 17 Jul 2026 11:00 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah menegaskan penguatan tata kelola dan manajemen risiko menjadi fondasi penting dalam menghadapi ketidakpastian global yang kini telah menjadi the new normal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan ekonomi di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan gejolak pasar.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, mengatakan tata kelola yang siap menghadapi masa depan harus mampu mengantisipasi risiko sebelum berkembang menjadi krisis.

"Tata kelola yang siap menghadapi masa depan atau future-ready governance itu tentu mengantisipasi risiko sebelum menjadi krisis, kemudian juga merespons melalui kebijakan terkoordinasi yang kredibel. Karena dengan berbagai tantangan kompleks yang ada tidak mungkin kita bisa mengatasi sendiri, butuh koordinasi, kemudian juga kita perlu memastikan bahwa aturan-aturan yang ada itu bisa diimplementasikan secara konsisten," ujar Ferry Irawan dalam Risk and Governance Summit 2026 di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

Pemerintah bersama otoritas keuangan juga terus memperkuat integritas dan kepercayaan pasar melalui kebijakan yang terkoordinasi, pendalaman pasar keuangan, digitalisasi layanan keuangan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta penguatan pembiayaan bagi sektor produktif.

Forum Risk and Governance Summit 2026 menjadi wadah kolaborasi antara pembuat kebijakan, regulator, pelaku industri, dan profesional untuk memperkuat tata kelola sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....