Ketidakpastian Global, Ekonomi Indonesia Tetap Resilien
- 17 Jul 2026 11:00 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski ketidakpastian global semakin meningkat akibat ketegangan geopolitik, volatilitas pasar keuangan, dan gangguan rantai pasok. Berbagai lembaga internasional juga mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah perlambatan kawasan.
Dalam laporan World Economic Outlook edisi Juli 2026, Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5 persen pada 2026. Sementara itu, Asian Development Bank (ADB) juga mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5,2 persen pada tahun yang sama.
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, mengatakan proyeksi tersebut menjadi sinyal positif terhadap daya tahan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
"Jadi ini satu hal yang perlu kita syukuri, dan juga dengan berbagai tantangan tadi, apa yang di publikasikan oleh lembaga-lembaga internasional tadi, itu kita harus menganggap sebagai satu sinyal positif bahwa fundamental ekonomi Indonesia itu tetap punya ketahanan yang tinggi, dengan lingkungan yang memang sangat dinamis," ujar Ferry Irawan saat mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam Risk and Governance Summit 2026 di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.
Pemerintah menilai ketahanan tersebut didukung oleh penguatan kebijakan ekonomi dan koordinasi lintas sektor sehingga mampu menjaga kepercayaan investor serta stabilitas ekonomi nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....