Konflik AS-Iran Masih Jadi Ancaman bagi Emerging Markets

  • 17 Jul 2026 11:02 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Fitch Ratings menilai risiko geopolitik masih menjadi tantangan bagi negara-negara berkembang meski Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati nota kesepahaman untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz.

Dalam laporan yang dipublikasikan pada Rabu, 15 Juli 2026, Fitch menyebut kesepakatan tersebut memang berhasil menurunkan risiko terhadap perekonomian global. Namun, eskalasi konflik yang sempat terjadi menunjukkan ketegangan geopolitik masih berpotensi memengaruhi kondisi makroekonomi.

Fitch juga mencatat keseimbangan prospek peringkat negara berkembang mulai melemah dibandingkan sebelum konflik AS-Iran. Saat ini terdapat 10 negara dengan Outlook positif dan 10 negara lainnya masih berstatus Negative Outlook atau berada dalam pengawasan.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, lembaga pemeringkat itu tetap melihat ketahanan negara berkembang masih cukup baik. Sepanjang 2026, Fitch telah menaikkan peringkat utang tujuh negara berkembang, sementara hanya dua negara yang mengalami penurunan peringkat.

Selain risiko geopolitik, Fitch juga mengingatkan ancaman perubahan iklim melalui fenomena El Nino dapat menjadi faktor tambahan yang memengaruhi prospek ekonomi dan profil kredit negara-negara berkembang pada tahun-tahun mendatang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....