Fitch Catat Ekonomi Negara Berkembang Tetap Tangguh pada 2026

  • 17 Jul 2026 11:02 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Fitch Ratings menilai negara-negara berkembang (emerging markets) secara umum mampu menunjukkan ketahanan ekonomi yang baik sepanjang 2026. Penilaian tersebut tercermin dari jumlah kenaikan peringkat utang negara yang jauh lebih banyak dibandingkan penurunan peringkat.

Dalam laporan yang dipublikasikan pada Rabu, 15 Juli 2026, Fitch menyebut telah menaikkan peringkat utang tujuh negara berkembang, yakni Argentina, Aruba, Bolivia, Ekuador, Ghana, Maladewa, dan Afrika Selatan. Sementara itu, hanya dua negara yang mengalami penurunan peringkat, yaitu Bahrain dan Mozambik.

Meski demikian, Fitch mengingatkan masih terdapat berbagai risiko eksternal yang dapat memengaruhi prospek negara-negara berkembang. Salah satunya adalah dampak lanjutan dari konflik Amerika Serikat dan Iran meskipun kedua negara telah menyepakati nota kesepahaman untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz.

Fitch menilai kesepakatan tersebut berhasil menurunkan risiko terhadap perekonomian global. Namun, eskalasi konflik yang sempat terjadi menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik masih berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi makroekonomi.

Saat ini, Fitch mencatat terdapat 10 negara berkembang yang memiliki Outlook positif dan 10 negara lainnya masih berstatus Negative Outlook atau berada dalam pengawasan (Rating Watch). Neraca bersih prospek tersebut lebih rendah dibandingkan sebelum pecahnya konflik AS-Iran.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....