Dindik Banyumas Tekankan MPLS Ramah, Aman, Nyaman dan Menyenangkan
- 14 Jul 2026 09:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID. Purwokerto – Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menegaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 harus menjadi pengalaman pertama yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus membangun karakter peserta didik. Hal tersebut disampaikan dalam program Purwokerto Menyapa Pro 1 RRI Purwokerto yang mengangkat tema "MPLS Aman, Nyaman, dan Menyenangkan".
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Dyah E.K., S.E., M.Acc., Ak., mengatakan, MPLS bukan sekadar kegiatan mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi fondasi pembentukan karakter dan budaya positif di sekolah. Menurutnya, seluruh satuan pendidikan wajib melaksanakan MPLS sesuai konsep MPLS Ramah yang bebas dari perundungan, kekerasan maupun praktik perpeloncoan."MPLS harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi peserta didik baru. Sekolah harus menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, ramah, serta menghormati hak-hak anak sehingga mereka dapat beradaptasi dengan baik sejak hari pertama," ujar Dyah.
Ia menambahkan, keberhasilan MPLS juga memerlukan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat agar proses adaptasi peserta didik berlangsung optimal sekaligus mendukung pembentukan karakter yang positif. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Kemendikdasmen mengenai pelaksanaan MPLS Ramah Tahun 2026.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 5 Arcawinangun, Muh. Mahfudin, S.Pd.I., M.Pd.I., menjelaskan sekolah berupaya menciptakan suasana yang membuat peserta didik merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah. Menurutnya, pendekatan yang humanis menjadi kunci agar anak tidak merasa takut saat memasuki lingkungan belajar yang baru."Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan rasa senang. Guru menyambut mereka dengan ramah, mengenalkan lingkungan sekolah secara bertahap, sekaligus menanamkan budaya saling menghargai sehingga sekolah benar-benar menjadi rumah kedua bagi setiap peserta didik," kata Mahfudin.
Ia juga menyampaikan bahwa SD Negeri 5 Arcawinangun sebagai sekolah yang menerapkan pendidikan inklusif berkomitmen memberikan layanan yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus, sehingga setiap anak memperoleh kesempatan belajar dalam suasana yang aman, nyaman, dan tanpa diskriminasi.
Dengan pelaksanaan MPLS yang ramah dan berpusat pada kepentingan terbaik anak, diharapkan peserta didik mampu beradaptasi lebih cepat, memiliki semangat belajar, serta tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan saling menghargai sejak awal memasuki dunia sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....