Sekda Kalbar Kampanyekan Gerakan Ayah Antar Anak saat Masuk Sekolah

  • 13 Jul 2026 14:30 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menggaungkan pentingnya keterlibatan ayah dalam pendidikan melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 3 Pontianak, Senin, 13 Juli 2026.

Pada hari pertama masuk sekolah, sejumlah orang tua, khususnya para ayah, tampak mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Harisson juga turut hadir mendampingi anak di momen tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak.

Harisson mengatakan, GAMAS merupakan tindak lanjut surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak yang ditujukan kepada seluruh kepala SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, agar mendorong keterlibatan ayah dalam mengantar anak di hari pertama sekolah.

"Gerakan ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif ayah dalam mendampingi anak, khususnya pada momen penting di hari pertama sekolah. Kehadiran ayah bukan sekadar mengantar, tetapi juga memberikan dukungan emosional yang berarti bagi anak," kata Harisson.

Menurutnya, kehadiran ayah mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya diri kepada anak saat memasuki lingkungan belajar yang baru. Dukungan tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam membangun kesiapan mental anak mengikuti proses pembelajaran.

Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua, termasuk peran ayah dalam pengasuhan, perlu terus diperkuat.

"Melalui Gerakan GAMAS ini, kita ingin membangun budaya pengasuhan yang lebih kolaboratif. Keterlibatan ayah diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar anak, memperkuat karakter, serta menjadi fondasi dalam menyiapkan generasi yang unggul menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap semakin tumbuh kesadaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keterlibatan aktif ayah sejak dini diharapkan mampu mendukung terbentuknya generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....