Kekerasan Nonfisik Kerap Tidak Disadari dalam Kehidupan Sehari-hari

  • 13 Jul 2026 08:10 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwoekrto-Bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar tidak selalu berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat muncul melalui ucapan maupun perilaku yang melukai perasaan orang lain. Kesadaran mengenai bentuk kekerasan nonfisik dinilai penting untuk mencegah normalisasi tindakan yang berdampak pada kesehatan mental korban.

Duta Anti-Kekerasan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Yara Cornelia, mengatakan kekerasan dapat berupa tindakan yang membuat seseorang merasa tidak dihargai maupun tidak aman. "Violence is not only about physical abuse, but also emotional pain, the way we treat others, or words that make someone feel disrespected," ujarnya dalam program A Cheerful Afternoon–English Corner Pro 2 RRI Purwokerto, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Yara, kekerasan nonfisik yang sering tidak disadari meliputi kekerasan verbal, perundungan siber, pelecehan secara daring, hingga perilaku mengontrol pasangan dalam sebuah hubungan. "Many people think these actions are normal, even though they can seriously affect someone's emotional well-being," katanya.

Ia menambahkan, lingkungan kampus juga tidak lepas dari berbagai bentuk kekerasan yang kerap dianggap sebagai candaan. "Mocking someone's appearance or accent, spreading rumors, excluding friends, or sharing someone's photo without permission are examples that are often normalized," jelas Yara.

Yara menegaskan sebuah candaan seharusnya menghadirkan kebahagiaan bagi semua pihak, bukan justru menyakiti satu orang. "A joke stops being funny when someone feels embarrassed, uncomfortable, or unsafe because of it," ungkapnya.

Melalui edukasi mengenai anti-kekerasan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menghargai perasaan orang lain dalam setiap interaksi. Langkah sederhana seperti menjaga tutur kata dan menghormati batasan pribadi dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan saling menghargai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....