Pengalaman Korea Selatan Menginspirasi Perdamaian bagi Aceh
- 03 Jul 2026 22:50 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Pengalaman Korea Selatan dalam mengelola sejarah konflik dan membangun budaya damai dinilai dapat menjadi pembelajaran bagi Aceh dalam merawat perdamaian yang telah berlangsung selama dua dekade terakhir.
Ketua Yayasan Rumah Lentera Habibi, Athaya Rumaisha, S.H., mengungkapkan dirinya pernah mengikuti Konferensi Perdamaian Perempuan Internasional di Korea Selatan bersama IWPG. Dari kegiatan tersebut, ia melihat pentingnya mendokumentasikan sejarah konflik sebagai sarana edukasi bagi generasi muda.
“Kami belajar bahwa mendokumentasikan sejarah itu sangat penting. Dari sejarah, kita bisa memahami apa yang pernah terjadi dan memastikan kesalahan yang sama tidak terulang di masa depan,” ujar Athaya dalam Dialog Ruang Disabilitas: “Perempuan Berdaya, Dunia Damai: Peran Insklusi Inong Aceh di Panggung Global”, Minggu 21 Juni 2026.
Menurutnya, Korea Selatan berhasil menjadikan jejak konflik sebagai sumber pembelajaran publik. Hal itu membantu masyarakat memahami dampak perang sekaligus memperkuat komitmen untuk menjaga perdamaian.
Sementara itu, Branch Manager IWPG Indonesia, Ana Milana, mengatakan konferensi perdamaian yang diikuti peserta dari lebih dari 130 negara menjadi ruang berbagi pengalaman tentang keberhasilan membangun perdamaian di berbagai wilayah dunia. “Dalam konferensi itu kami belajar dari banyak negara yang pernah mengalami konflik, lalu berhasil bangkit dan menciptakan kehidupan yang lebih damai dan sejahtera,” katanya.
Ana mencontohkan wilayah Mindanao di Filipina yang dahulu dikenal sebagai daerah konflik, namun kini berkembang menjadi kawasan yang lebih aman dan produktif setelah berbagai upaya perdamaian dilakukan.
“Kita bisa melihat bagaimana daerah yang dulu dipenuhi konflik berubah menjadi wilayah yang lebih tertata, lebih sejahtera, dan menarik banyak orang untuk datang. Itu membuktikan bahwa perdamaian bisa membawa perubahan nyata,” ucapnya.
Ia menambahkan, pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa perdamaian bukan sesuatu yang mustahil dicapai apabila seluruh elemen masyarakat bersedia bekerja sama dan menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....