Mahasiswa Didorong Cermat Memilih Jurnal dan Hasilkan Riset Berdampak

  • 03 Jul 2026 15:36 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Purwokerto – Ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, bahkan sejumlah mahasiswa dari luar kampus, mengikuti Seminar Lokakarya bertajuk Riset Pintar, Publikasi Benar: Memaksimalkan Teknologi untuk Menembus Jurnal Dunia. Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Saizu tersebut berlangsung di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto, Jumat (3/7) pagi.

Narasumber pertama, Nur Azizah, S.Sos.I., M.Si., menekankan pentingnya mahasiswa memilih jurnal yang tepat sesuai dengan bidang keilmuan. Menurutnya, kesesuaian antara naskah dan ruang lingkup jurnal merupakan bagian dari menjaga integritas akademik.

"Pastikan artikel yang ditulis sesuai dengan bidang keilmuan. Hal ini berkaitan dengan integritas akademik sehingga penelitian yang dilakukan benar-benar memberikan kontribusi pada disiplin ilmu yang ditekuni," ujar Azizah.

Ia menjelaskan, riset yang baik tidak berhenti pada proses penelitian, tetapi juga harus dipublikasikan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Menurutnya, riset yang berdampak akan menghasilkan pengetahuan baru, sedangkan publikasi menjadi sarana agar pengetahuan tersebut dapat diakses dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun perkembangan ilmu pengetahuan.

Azizah juga menyampaikan, pengalaman menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan, rekam jejak publikasi dapat menjadi nilai tambah dalam memperoleh beasiswa.

"Pengalaman menulis artikel ilmiah akan menjadi modal bagi mahasiswa ketika melanjutkan studi maupun saat mengikuti seleksi beasiswa. Karena itu, mulailah membangun budaya menulis sejak masih di bangku kuliah," katanya.

Dalam pemaparannya, Azizah memaparkan beberapa langkah yang perlu diperhatikan mahasiswa dalam menyusun artikel ilmiah. Pertama, memilih topik yang relevan dengan bidang keilmuan dan minat pribadi, memiliki urgensi serta manfaat bagi masyarakat, industri, maupun pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus mengikuti tren penelitian terkini.

Selanjutnya, mahasiswa perlu mengidentifikasi research gap dengan mempelajari jurnal-jurnal terbaru untuk menemukan persoalan yang belum terjawab atau masih menjadi perdebatan. Ia mengingatkan agar peneliti tidak sekadar mengulang penelitian terdahulu tanpa menghadirkan unsur kebaruan (novelty).

Selain itu, Azizah menekankan pentingnya menentukan metode penelitian yang tepat sesuai tujuan penelitian, baik metode kuantitatif untuk mengukur hubungan antarvariabel menggunakan data numerik, metode kualitatif untuk memahami fenomena secara mendalam melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, maupun mixed methods yang menggabungkan keduanya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjunjung tinggi etika akademik dengan menghindari praktik plagiarisme, manipulasi data, maupun publikasi yang tidak sesuai dengan kaidah ilmiah.

Menutup pemaparannya, Azizah mengajak mahasiswa untuk terus mengembangkan budaya riset dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Jangan takut menulis. Mulailah dari sekarang dan hasilkan artikel yang berkualitas, memiliki kebaruan, serta mampu memberikan dampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....