Mahasiswa UMP Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Pemberdayaan Masyarakat

  • 02 Jul 2026 20:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengajak generasi muda mengambil peran aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi, penguatan organisasi, hingga pendampingan kelompok rentan. Peran tersebut dinilai penting karena anak muda memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan digital.

Asisten Peneliti HRE UMP, Valdi, menjelaskan pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan menggali potensi agar masyarakat mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan. Menurutnya, masyarakat harus didorong menjadi individu yang mampu memberdayakan lingkungan di sekitarnya.

"Pemberdayaan bukan hanya memberikan bantuan, tetapi bagaimana kita menggali potensi seseorang supaya akhirnya dia bisa berdaya sendiri dan programnya berkelanjutan," ujar Valdi dalam program Curhatnya Pro 2 RRI Purwokerto.

Sementara itu, Kemal mengatakan anak muda, khususnya Generasi Z, memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan masyarakat. Salah satu bentuk kontribusinya ialah memberikan pelatihan digitalisasi kepada pelaku UMKM agar mampu mengikuti perkembangan pasar digital.

"Kita bisa melakukan pemberdayaan berupa pelatihan digitalisasi UMKM karena masih banyak pelaku usaha yang belum memanfaatkan teknologi secara maksimal," kata Kemal.

Menurut Tegar, langkah pemberdayaan dapat dimulai dari lingkungan terdekat seperti RT, RW, maupun organisasi kepemudaan. Ia menilai anak muda dapat menjadi penggerak yang menginspirasi generasi lain untuk ikut membangun masyarakat.

"Mulai dulu dari lingkungan terkecil, nanti perlahan bisa menggerakkan masyarakat yang lebih luas," ucap Tegar.

Ketiga mahasiswa tersebut juga berbagi pengalaman mendampingi masyarakat melalui pelatihan teknologi bagi lansia, penguatan organisasi kepemudaan, hingga edukasi kesehatan mental di lingkungan masyarakat. Mereka berharap semakin banyak generasi muda berani terlibat dalam kegiatan sosial.

Menutup diskusi, Kemal mengajak anak muda tidak hanya menjadi penonton perubahan. Ia menegaskan generasi muda harus menjadi agen perubahan yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat.

"Ayo teman-teman kita bergerak bersama, jadilah agen perubahan jangan jadi agen rebahan," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....