Hari Keterampilan Pemuda Sedunia 2026
- 01 Jul 2026 08:47 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Setiap tanggal 15 Juli, dunia memperingati Hari Keterampilan Pemuda Sedunia (World Youth Skills Day/WYSD). Peringatan yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengembangan keterampilan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah.
Hari Keterampilan Pemuda Sedunia pertama kali ditetapkan melalui resolusi Majelis Umum PBB pada 18 Desember 2014. Penetapan tersebut dilatarbelakangi tingginya angka pengangguran pemuda di berbagai negara serta kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki tenaga kerja muda dengan kebutuhan dunia industri.
| Baca juga: Pendidikan Karakter Dimulai dari Rumah |
PBB menilai bahwa pendidikan dan pelatihan keterampilan, termasuk pendidikan vokasi dan pelatihan teknis, merupakan kunci untuk meningkatkan peluang kerja, kewirausahaan, serta kesejahteraan kaum muda. Oleh karena itu, setiap negara anggota didorong untuk memperingati hari tersebut melalui berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kapasitas generasi muda.
Menurut PBB, pengembangan keterampilan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga mencakup keterampilan digital, kreativitas, komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Pada peringatan tahun 2026, isu transformasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) masih menjadi perhatian utama dunia. PBB dan UNESCO menilai bahwa kecerdasan buatan telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan berinteraksi. Namun, akses terhadap teknologi dan pendidikan digital yang belum merata masih menjadi tantangan global. Karena itu, penguatan keterampilan digital bagi pemuda dipandang sebagai langkah strategis untuk menciptakan peluang kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia juga menjadi pengingat bahwa investasi pada pendidikan dan pelatihan keterampilan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan bangsa. Dengan keterampilan yang relevan, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Melalui peringatan ini, berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, hingga organisasi kepemudaan, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menyediakan akses pelatihan dan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh pemuda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....