Mana Lebih Sehat, Kentang atau Nasi?
- 29 Jun 2026 11:18 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Perdebatan tentang kentang dan nasi sebagai sumber karbohidrat kembali ramai dibahas. Sebagian orang memilih kentang karena dianggap lebih sehat dan cocok untuk diet, sementara yang lain tetap menjadikan nasi sebagai makanan pokok sehari-hari. Lantas, benarkah kentang selalu lebih baik daripada nasi?
Mengutip laman Prevention, ahli gizi menjelaskan bahwa kentang maupun nasi sama-sama dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Tidak ada yang mutlak lebih unggul karena manfaat keduanya bergantung pada jenis, cara pengolahan, porsi, serta makanan pendamping yang dikonsumsi.
Kentang memiliki kandungan vitamin C, kalium, serta serat yang lebih tinggi, terutama jika dikonsumsi bersama kulitnya. Sementara itu, nasi, khususnya beras merah, mengandung serat, vitamin B, dan mineral yang juga penting bagi tubuh. Cara memasak menjadi faktor yang tak kalah penting. Kentang rebus atau kukus dan nasi yang disajikan bersama lauk berprotein serta sayuran dinilai lebih baik dibandingkan kentang goreng atau nasi dengan lauk tinggi lemak.
Bagi masyarakat yang sedang menjaga berat badan atau mengontrol kadar gula darah, pemilihan porsi juga perlu diperhatikan. Kentang rebus cenderung memberikan rasa kenyang lebih lama karena kandungan air dan seratnya lebih tinggi. Namun, nasi tetap dapat menjadi pilihan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan energi harian.
Pada akhirnya, memilih kentang atau nasi bukan soal menentukan mana yang paling sehat, melainkan bagaimana menyusun pola makan yang seimbang. Memadukan sumber karbohidrat dengan protein, sayuran, dan buah tetap menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....