Lansia Sehat Jadi Pilar Kesejahteraan Bangsa

  • 12 Mei 2026 09:08 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID. Purwokerto – Kesehatan dan kesejahteraan lanjut usia (lansia) menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang produktif dan sejahtera. Hal tersebut mengemuka dalam program dialog “Purwokerto Menyapa” Pro 1 RRI Purwokerto bertema “Lansia Sehat, Bangsa Sejahtera” yang menghadirkan narasumber dari akademisi, organisasi lansia, dan pekerja sosial.

Dialog menghadirkan dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Ns. Dedy P., S.Kep., M.Sc.Ph.D, Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Banyumas, Sarlina Siahaan, S.ST, serta pekerja sosial ahli pertama Dinsospermades Banyumas, Wahyu Syabani A., S.Tr.Sos., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Ns. Dedy menegaskan bahwa peningkatan jumlah lansia harus diimbangi dengan upaya menjaga kualitas hidup mereka, baik secara fisik maupun psikologis.

“Lansia bukan beban, tetapi aset keluarga dan bangsa. Karena itu, mereka perlu mendapatkan perhatian melalui pola hidup sehat, dukungan keluarga, dan lingkungan sosial yang baik,” ujarnya dalam dialog tersebut.

Menurutnya, menjaga kesehatan lansia dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti menjaga pola makan, rutin melakukan aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan berkala. Upaya promotif dan preventif dinilai penting agar lansia tetap mandiri dan produktif di usia lanjut.

Sementara itu, Sarlina Siahaan mengatakan peran keluarga sangat menentukan kualitas hidup lansia. Pendampingan emosional dinilai sama pentingnya dengan perhatian terhadap kesehatan fisik.

“Lansia membutuhkan perhatian dan komunikasi yang baik dari keluarga. Dengan merasa dihargai dan diperhatikan, kondisi psikologis mereka juga akan lebih sehat,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat perlu membangun budaya menghormati dan mendukung lansia agar mereka tetap percaya diri dan aktif dalam kehidupan sosial.

Sedangkan Wahyu Syabani menuturkan pemerintah terus mendorong berbagai program sosial dan pemberdayaan lansia melalui kegiatan komunitas maupun layanan sosial di daerah.

“Harapannya para lansia tetap aktif, sehat, dan memiliki ruang untuk bersosialisasi sehingga kesejahteraan mereka dapat meningkat,” jelasnya.

Peningkatan kualitas hidup lansia menjadi perhatian berbagai pihak seiring bertambahnya jumlah penduduk usia lanjut di Indonesia. Berbagai program edukasi kesehatan lansia terus dikembangkan untuk mendukung lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....