Bangkit dari Jerat Narkoba: Hidup Kedua yang Lebih Bermakna
- 27 Apr 2026 07:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Perjalanan hidup tidak selamanya mulus, terkadang seseorang bisa terperosok ke dalam lingkaran gelap narkoba, yang sering kali berawal dari sekadar coba-coba atau tekanan pergaulan. Namun, akhirnya terjebak dalam adiksi. Hal tersebut bukanlah akhir dari segalanya, karena selalu ada ruang untuk bangkit dan memperbaiki hidup asalkan ada kemauan kuat serta dukungan lingkungan yang tepat untuk memulihkan diri.
Nining Wahyuni, S.Psi., Konselor Adiksi Ahli Muda dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas yang hadir sebagai narasumber dalam program Spada Pro 2 RRI Purwokerto , menjelaskan bahwa faktor utama remaja terjerumus narkoba biasanya adalah karena ajakan teman agar dianggap gaul atau kompak dalam tongkrongan.
” Jadi yang paling pentingnya tentunya adanya kesadaran akan perubahan fisik dan psikis, seperti tremor atau gangguan kecemasan, sebagai sinyal bagi pengguna untuk segera mencari bantuan profesional, " Ujar Nining.
Masih menurut Nining, proses pemulihan menghadapi tantangan berat berupa stigma negatif masyarakat dan dorongan internal untuk kembali menggunakan barang terlarang itu. Untuk itu lanjut Nining, BNN Banyumas menerapkan pendekatan humanis dengan menjamin bahwa pengguna yang melapor secara sukarela akan direhabilitasi tanpa melalui proses hukum.
Selain itu lanjut Nining, perubahan gaya hidup dan dukungan penuh dari keluarga menjadi pondasi utama supaya seseorang bisa tetap konsisten dalam jalur pemulihan yang sedang dijalani. Diharapkan, orang tua memberikan afirmasi positif serta komunikasi yang efektif alih-alih terus mengungkit kesalahan masa lalu sang anak.
" Yang pasti kami di BNN Banyumas memiliki layanan rehabilitasi gratis dengan jaminan privasi data medis yang sangat ketat layaknya standar operasional rumah sakit, jadi satu langkah berani untuk melapor hari ini merupakan awal dari transformasi besar demi meraih masa depan yang jauh lebih berkualitas, " Pungkasnya. (Khofifah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....