Lonjakan Trafik Pesawat BIZAM Capai 43,2 Persen, Konektivitas Lombok Kian Menguat

  • 08 Apr 2026 15:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pergerakan pesawat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok menunjukkan lonjakan signifikan pada triwulan I tahun 2026. PT Angkasa Pura Indonesia mencatat sebanyak 7.560 pergerakan pesawat sepanjang Januari hingga Maret 2026, meningkat 43,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 5.280 pergerakan.

Peningkatan tajam trafik pesawat ini mencerminkan semakin tingginya aktivitas penerbangan dari dan menuju Lombok. Saat ini, BIZAM melayani 11 rute domestik, di antaranya Jakarta, Surabaya, Bali, hingga Labuan Bajo, serta dua rute internasional yakni Kuala Lumpur dan Singapura.

General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, menyebut lonjakan trafik pesawat ini menjadi indikator menguatnya konektivitas udara di Nusa Tenggara Barat.

“Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara semakin meningkat, sekaligus menandakan konektivitas penerbangan Lombok yang semakin baik,” ujarnya Rabu, 8 April 2026.

Selain pergerakan pesawat, peningkatan juga terjadi pada jumlah penumpang yang mencapai 628.889 orang atau naik 24,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, volume kargo turut melonjak menjadi 3.487,7 ton atau tumbuh 38,7 persen.

Peningkatan trafik ini dipengaruhi sejumlah faktor, seperti momentum libur Lebaran, penambahan frekuensi penerbangan, hingga tumbuhnya sektor pariwisata dan ekonomi di NTB.

Dalam waktu dekat, trafik pesawat diperkirakan kembali meningkat seiring penambahan rute baru. Maskapai TransNusa dijadwalkan membuka penerbangan rute Jakarta mulai 17 April 2026 dengan frekuensi dua kali sehari.

Manajemen bandara memastikan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas guna menjaga kelancaran operasional di tengah lonjakan trafik pesawat.

BIZAM sendiri terus diposisikan sebagai pintu gerbang utama pariwisata Lombok dan penopang konektivitas kawasan strategis, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....