Emas Tertekan Bulanan, Inflasi dan Suku Bunga Jadi Beban

  • 31 Mar 2026 23:18 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Meski menguat dalam beberapa hari terakhir, harga emas masih berada dalam tekanan secara bulanan. Sepanjang Maret, logam mulia tersebut tercatat merosot lebih dari 14 persen dan menuju kinerja terburuk sejak krisis keuangan global 2008.

Tekanan ini dipicu lonjakan harga energi yang meningkatkan kekhawatiran inflasi global. Kondisi tersebut mendorong pelaku pasar meninjau ulang ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga, terutama di Amerika Serikat.

Sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik, emas biasanya diminati saat kondisi global tidak stabil. Namun, karakter emas yang tidak memberikan imbal hasil membuatnya kurang menarik ketika suku bunga berada di level tinggi.

Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menyatakan bank sentral AS masih akan mencermati dampak konflik Iran terhadap ekonomi dan inflasi sebelum menentukan langkah kebijakan lanjutan. Saat ini, suku bunga acuan The Fed berada di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....