Roy Andreas: Generasi Muda Kunci Menjaga Keberlanjutan Lingkungan
- 14 Mar 2026 11:52 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Ratusan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengikuti kuliah umum dalam rangka International Public Lecture Series 2026 yang membahas isu lingkungan di kawasan Asia Pasifik. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Eurasia Lecture Series yang menghadirkan pembicara dari berbagai disiplin ilmu dan negara.
Dalam kuliah umum tersebut, dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsoed, Roy Andreas, Ph.D, menyampaikan materi bertema Environmental Education and Youth Engagement in Asia-Pacific: Building a Greener Future Together. Materi tersebut menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan Asia Pasifik.
Roy Andreas menjelaskan bahwa kawasan Asia Pasifik saat ini menghadapi berbagai tekanan lingkungan yang semakin meningkat. Kondisi tersebut diperkirakan akan semakin kompleks di masa mendatang sehingga membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, "kawasan Asia Pasifik merupakan wilayah strategis secara global karena dihuni lebih dari setengah populasi dunia serta memiliki kekayaan ekosistem laut yang sangat tinggi. Namun di sisi lain, wilayah ini juga menghadapi berbagai tantangan seperti pencemaran plastik laut, krisis air, hingga cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi," ungkapnya.
Roy menambahkan, generasi muda memiliki peran penting sebagai penjaga lingkungan di masa depan, terlebih dengan adanya bonus demografi di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda dalam isu lingkungan harus terus didorong melalui pendidikan dan partisipasi aktif dalam kegiatan ilmiah maupun aksi nyata di masyarakat.
Ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu bidang ilmu saja. Berbagai disiplin ilmu, mulai dari sains, ekonomi, hingga ilmu sosial dan kebijakan publik perlu berkolaborasi untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
“Kalau bicara lingkungan, semua bidang pasti beririsan. Ada ilmu lingkungan, MIPA, perikanan, peternakan, ekonomi hingga kebijakan publik. Semua memiliki peran dalam menjaga kelangsungan lingkungan hidup,” ujarnya.
Melalui rangkaian kuliah internasional ini, Roy berharap mahasiswa dapat lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka, khususnya di kawasan Asia Pasifik. Ia juga mengingatkan bahwa keberlangsungan kehidupan di bumi sangat bergantung pada peran aktif generasi muda dalam menjaga lingkungan.
Menurutnya, jika generasi muda mampu terlibat secara aktif, maka keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup di masa depan dapat tetap terjaga bagi generasi yang akan datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....